-->
Pasang Iklan/Promo/Launching Produk/Langganan Pemberitaan/Realease/Press Conference/100 Berita Peristiwa Ter Update Setiap hari



Loading

Polres Sampang Gagalkan Penyelundupan 17 Ton Pupuk Bersubsidi Keluar Madura

- Thursday, April 14, 2022
Dilihat 0 x



SAMPANG_JAWA TIMUR

JAWATIMURNEWS.COM – Polres Sampang berhasil gagalkan penyelundupan 17 ton pupuk bersubsidi ke luar Madura.Hal ini diungkapkan Kapolres Sampang  AKBP Arman S.IK, M.Si,pada saat konferensi pers di Mapolres Sampang,Rabu (13/4/2022).

AKBP Arman mengungkap bahwa Unit Opsnal Sat Reskrim Polres Sampang pada hari Selasa (12/04) sekira pukul 17.30 Wib menerima informasi ada  kendaraan truk yang muat pupuk bersubsidi sedang melintas di jalan Raya Gunung Kesan Kecamatan Karang Penang yang diduga akan di selundupkan keluar daerah Kabupaten Sampang menuju Pulau Jawa.

“ Setelah menerima informasi dari masyarakat, Unit Opsnal Sat. Reskrim Polres Sampang langsung melakukan penyelidikan dan sekira pukul 20.30 Wib di jalan Raya Banyuates Kecamatan Banyuates Kabupaten Sampang, Unit Opsnal berhasil melakukan penyekatan terhadap dua kendaraan truk yang di curigai mengangkut pupuk bersubsidi," ungkapnya.

Dari pemeriksaan awal di TKP, personil Sat. Reskrim Polres Sampang berhasil mengamankan tiga orang yaitu MS (51 Thn) sebagai sopir truk, MP (29 Thn) sebagai sopir truk dan H (21 Thn) sebagai kernet truk yang berdomisili di Kecamatan Ketapang Kabupaten Sampang, dua truk Mitsubhisi warna hitam No.Pol : A 8775 YX dan Mitsubishi warna kuning No.Pol D 8953 UA dan pupuk bersubsidi jenis ZA dan NPK Phonska.

Selain itu,Kapolres Sampang menjelaskan setelah mengamankan ketiganya beserta kendaraan, Unit Opsnal Sat. Reskrim Polres Sampang langsung ke Mapolres Sampang untuk penyelidikan lebih lanjut.

" Dari kegiatan tersebut, Polres Sampang mengamankan pupuk bersubsidi pemerintah kurang lebih 17 ton dengan rincian 180 (seratus delapan puluh) karung pupuk jenis ZA yang bertuliskan pupuk bersubsidi pemerintah dan 160 (seratus enam puluh) karung pupuk jenis NPK Phonska yang bertuliskan pupuk bersubsidi pemerintah,jelasnya.

Lebih lanjut Kapolres Sampang mengatakan, motif para pelaku menyelundupkan pupuk bersubsidi pemerintah yaitu ingin mengambil keuntungan yang lebih dari harga jual subsidi ke harga jual yang mereka tentukan sendiri.

" Kami akan mengejar dalang di balik 2 sopir dan 1 kernet yang sudah di amankan di Mapolres Sampang karena menyelundupkan pupuk bersubsidi pemerintah dari Kabupaten Sampang menuju Pulau Jawa,katanya.

Kapolres Sampang menegaskan kegiatan ungkap kasus penyelundupan pupuk bersubsidi pemerintah merupakan tindakan nyata oleh Polres Sampang sebagai implementasi komitmen tegas Kepolisian terhadap oknum penyalahgunaan pupuk subsidi yang menyengsarakan para petani.

" Ketiga orang yang di amankan akan di jerat pasal 6 ayat 1 huruf (b) Jo pasal 1 ke 3 (e) UU Darurat Nomor 7 tahun 1995 tentang pengusutan, penuntutan dan peradilan tindak pidana ekonomi Sub pasal 21 Jo Pasal 30 Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 15/M-DAG/PER/4/2013 tentang pengadaan dan penyaluran pupuk bersubsidi untuk sektor pertanian dengan ancaman pidana 2 tahun penjara,tegasnya.


Sumber : Jtn Media Network 

(Zahrudin)

 

Start typing and press Enter to search

a