KEDIRI – Menjelang peringatan Hari Santri, Rumah Sakit Umum (RSU) Amelia Pare Kediri menyelenggarakan kegiatan Sunatan Massal (Sunmas) bagi masyarakat setempat. Kegiatan sosial ini terlaksana atas kerja sama dengan tim medis dari Pendekar Sunat dengan menerapkan teknologi modern berbasis Plasma Energy minggu (25/10/2026)
Kegiatan ini diadakan sebagai bentuk kepedulian sosial RSU Amelia Pare terhadap kesehatan anak-anak sekaligus memeriahkan peringatan Hari Santri.
Penggunaan metode Plasma Energy dipilih untuk memberikan pengalaman khitan yang aman, minim rasa sakit, tanpa suntik,tanpa kontrol tanpa jahit,tanpa perban dan mempercepat proses penyembuhan bagi para peserta.
Poin Utama Kegiatan
Sunatan Massal (Sunmas) Peringatan Hari Santri.
* Penyelenggara: RSU Amelia Pare.
* Mitra Pelaksana:
Pendekar Sunat.
* Metode/Teknologi: Plasma Energy (metode khitan modern minim perdarahan dan pemulihan cepat).
* Sasaran: Duhawa dan anak yatim piatu di wilayah Pare dan sekitarnya.
Keunggulan Metode Plasma Energy
Penggunaan teknologi Plasma Energy dalam khitan massal ini memberikan berbagai manfaat penting bagi peserta, antara lain:
* Minim Perdarahan & Rasa Sakit: Energi plasma presisi meminimalisir trauma pada jaringan kulit.
* Proses Cepat: Mempersingkat waktu tindakan medis dibandingkan metode konvensional.
* Penyembuhan Lebih Singkat: Memungkinkan anak-anak untuk segera kembali beraktivitas dengan nyaman.
" Kami sebagai panitia Sunatan masal memperingati hari santri juga memperkenalkan khitan terbarukan dari PT. NKMM (Pendekar Sunat) yang jelas udah punya hak paten sampai ijin edar, bagi masyarakat karisidenan khususnya kediri silahkan kalau mau khitan datang ke RSU Amelia Pare Kabupaten Kediri." Dir.Dr. Indradi Pramudya RSU Amelia mengatan.
Direktur juga sebagai penemu ALKES KRT. Ahmad Fausi A.md.,Skep menambahkan " Temuan dibidang ALKES sunat terbaruan tersebut saya ciptakan untuk membuat para NAKES nyaman dan menyenangkan karena udah tersuji sampai ijin edar KEMENKES sudah terbit,oleh sebab itu anak yang di sunat nyaman sekali ,senang gembira karena waktu proses khitan bisa bawa HP kadang main PS di tempat klinik sunat."
" Yang kami unggulkan adalah sunat tersebut
- Tanpa jarum suntik
- Tanpa perban
- Tanpa jahit
- Tanpa Kontrol
Jadi kwalitas ALKES gak abal-abal yang gak jelas siapa penemunya dan apa resiko sampai manfaatnya sehingga SOP yang diberikan ke NAKES2 HPPEI (Himpunan Pesunat Plasma Energy Indonesia)," kata direktur sekaligus penemu alkes PT. NKMM.






