-->
Pasang Iklan/Promo/Launching Produk/Langganan Pemberitaan/Realease/Press Conference/100 Berita Peristiwa Ter Update Setiap hari







Loading

Kepala Desa Mandalasari di duga jadi Pemicu Terjadinnya Pengeroyokan dan Penganiayaan terhadap Tiga orang Jurnalis

- Wednesday, January 26, 2022
Dilihat 0 x




BANDUNG BARAT

JAWATIMURNEWS.COM - Kasus kekerasan pada wartawan di Indonesia kembali bertambah, kejadian tersebut menimpa, Asep cahyana salah satu Jurnalis Media Patroli Indonesia ( Cetak & Online ) bersama, Mora dan Rahmat dari Media Gema Pembaharuan di wilayah Desa Mandalasari Kecamatan Cikalong wetan, Kabupaten Bandung barat Senin 24/01/2022.

Kronologi kejadian tersebut bermula saat  Asep cahyana selaku jurnalis Media Patroli Indonesia  bersama ke dua teman jurnalis dari Media Gema Nusantara akan mengemban tugas sebagai profesinya mencari berita ke Desa Mandalasari Kecamatan Cikalong wetan, menurut info di Desa tersebut sedang ada proyek jalan yang sudah selesai dan menurut keterangan dari rekannya yang sama - sama jurnalis, kita bertiga sudah di tunggu, Adey selaku Kepala Desa Mandalasari untuk wawancara,  imbuhnya

Pada saat tibanya di tempat yang dituju, ternyata  Kepala Desa Mandalasari sudah ada di tempat, pada saat itu Rahmat dan mora dari jurnalis Gema Nusantara, mulai bicara dan memperkenalkan dirinya,  tapi apa yang di dapatkan pada saat bicara dengan Kepala Desa, mukanya mendadak berubah dan marah, ucap asep

Malihat situasi tidak kondusif  Asep Cahyana sigap nelpon salah satu Kanit, Hendra selaku Intel  polsek Cikalong terdekat memohon datang dan melaporkan hal tersebut demi menjaga hal yang tidak di inginkan, tutur, Asep. 

Lanjut asep, kemarahan Kepala Desa, memuncak 

Pada saat   masyarakat berdatangan  termasuk karang taruna, padahal yang  saya dengar, kita ngobrol secara baik dan sopan, tutur katanya, cuma menanyakan terkait anggaran proyek itu dari mana..? nah pada saat itu kepala Desa nambah lagi emosinya, ujug-ujug marah dan ngamuk gak karuan sampai buka baju sambil berkata nantang duel, imbuh asep

Dari perkataan yang di lontarkan Kepala Desa kepada saya juga temen, pembangunan di Desa Mandalasari tidak harus di kontrol sama pihak media, karena di Desa itu sudah ada pihak BPD yang mengawasi," Ucap Kades

Setelah itu menurut Asep, kejadian makin memanas, alhamdulilah Kanit Intel polsek Cikalong  dan intel kodim tiba tepat waktu, dan akhirnya suasana bisa teratasi dan kondusif 

Setelah datang pihak aparat, Kepala Desa membawa saya berikut teman juga, BPD, Perangkat Desa, Karang Taruna, berangkat bersama - sama meninjau lokasi proyek pembangunan jalan tersebut. 

Setibanya di lokasi proyek, kok masyarakat semakin bertambah  banyak berdatangan, tiba - tiba saat itu juga gak basa basi masyarakat menyerang dan mengeroyok  melakukan pemukulan terhadap kami - kami. Ujar asep

Dalam pelaku pengeroyokan dan pemukulan  di antaranya memakai seragam karang taruna, kami di perlakuan seperti binatang," Imbuhnya asep

Untuk menghindari  amukan masa, pihak berwajib segera mengamankan asep dan ke dua temannya di boyong ke rumah warga masyarakat terdekat. 

Dengan adanya kejadian pemukulan dan pengeroyokan Asep dan kawan - kawan meminta kepada pihak Aparat Penegak Hukum ( APH)  bisa mengusut tuntas dan menindak lanjut para pihak yang jadi penyebab memprovokasi  terhadap warga. Ucapnya

Asep menambahkan"Dengan kejadian tindakan yang main hakim sendiri ini,  kepada pihak berwajib untuk di proses hukum dan di tindak tegas kepada oknum Kepala Desa  supaya tidak ada lagi penganiayaan terhadap Jurnalis, yang jelas di lindungi UU pers, pasal 1 UU No. 40 tahun 1999 tentang pers,"  Pungkas Asep


Sumber : Jtn Media Network 

(Abra)

 

Start typing and press Enter to search

a