Dilihat 1 kali
MOJOKERTO - Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 (SMKN 1) Jetis kabupaten Mojokerto siap menerima siswa sebanyak 540 di tahun ajaran baru 2026 - 2027.
Wakil Ketua Humas " Samsul Hadi, M. Pd." menyampaikan kepada awak media, dalam penerimaan siswa baru SMKN 1 Jetis Mojokerto menggunakan beberapa tahap, tahap l Domisili 10%, tahap II Afermasi 15% dan Mutasi 5% dengan ketentuan (kel ekonomi 7%, anak buruh ktem 5%, disabilitas 3%, lomba akademik 2%, lomba akademik 3%) Sedangkan tahap III (nilai kemampuan akademik 65%).
Jumlah Rombel sebanyak 15 Rombel diantaranya.
1.Teknik Audio Vidio 1- 36 siswa.
2.Teknik Elektronika Industri 2-72 siswa.
3.Teknik Bodi Kendaraan Ringan 1-36 siswa.
4.Teknik Kendaraan Ringan 2-72 siswa.
5.Teknik Sepeda Motor 2-72 siswa.
6.Teknik Pengelasan 2-72 siswa.
7.Teknik Pemesanan 2-72 siswa.
8.Desain Komunikasi Visual 3-108 siswa.
Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jawa Timur Tahun 2026 diharapkan menjadi langkah nyata dalam mewujudkan proses penerimaan peserta didik baru yang lebih transparan, objektif, akuntabel, berkeadilan, dan bebas dari segala bentuk penyimpangan.
Dengan mekanisme seleksi yang semakin tertata melalui berbagai jalur penerimaan, diharapkan setiap calon murid memperoleh kesempatan yang sama untuk melanjutkan pendidikan sesuai dengan potensi, minat, dan bakat yang dimiliki.
Bagi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), hasil SPMB diharapkan mampu menghadirkan peserta didik yang memiliki motivasi belajar tinggi, siap mengembangkan kompetensi sesuai bidang keahlian yang dipilih, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia kerja.
Keberhasilan SPMB tidak hanya diukur dari kelancaran proses seleksi, tetapi juga dari terciptanya pemerataan kualitas pendidikan vokasi di seluruh Jawa Timur, ucapnya.
Selain itu, diharapkan seluruh peserta didik yang telah diterima dapat mengikuti proses pembelajaran dengan penuh semangat, menjunjung tinggi kedisiplinan, karakter, dan budaya kerja yang menjadi ciri khas pendidikan vokasi.
Sinergi antara sekolah, orang tua, dunia usaha, dunia industri, dan pemerintah juga diharapkan semakin kuat dalam mendukung terciptanya lulusan SMK yang kompeten, berkarakter, inovatif, serta mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.
Semoga pelaksanaan SPMB Jawa Timur Tahun 2026 menjadi awal yang baik dalam mencetak generasi muda yang unggul, produktif, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan masa depan, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah, bangsa, dan negara, Ungkapnya.(Bams)


