BREAKING NEWS :
Loading...
JTN UPDATE :

Ditolak Warga Hingga Pemuka Agama, Outlet HWG di Wlingi Blitar Tetap Bertahan Beroperasi

Dilihat 1 kali

 


JAWATIMURNEWS.COM
BLITAR – Keberadaan outlet penjual minuman beralkohol bernama HWG di kawasan Jalan Gajah Mada, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar, semakin menuai kecaman luas. Tak hanya masyarakat sekitar, para pemuka agama juga secara tegas menolak keberadaan tempat usaha tersebut yang dinilai meresahkan dan melanggar norma serta aturan yang berlaku.


 Penolakan ini disuarakan lantaran lokasi outlet berada sangat dekat dengan tempat ibadah, yakni tepat di belakang Masjid Miftahul Jannah dan tak jauh dari Masjid Taawun. Sejak awal keberadaannya diketahui warga pada awal Juli 2026, berbagai aspirasi keberatan sudah disampaikan, namun hingga hari ini outlet tersebut masih beroperasi seperti biasa. 


Perwakilan pemuka agama setempat menyatakan, keberadaan penjualan minuman beralkohol di lokasi tersebut sangat tidak pantas dan merusak tatanan lingkungan yang religius. "Kami menolak bukan tanpa alasan. Selain melanggar aturan jarak dari tempat ibadah, aktivitas di sana sering menimbulkan kegaduhan, kerawanan, dan sangat tidak baik bagi generasi muda serta kenyamanan beribadah warga," ujar salah satu tokoh agama, Senin (3/8/2026).


 Warga sekitar juga mengaku cemas dan tidak nyaman. Mereka sering melihat pembeli yang datang dalam keadaan mabuk, berkeliaran hingga larut malam, dan berpotensi memicu gangguan keamanan serta ketertiban umum. "Kami sudah berkali-kali menyampaikan keberatan, tapi sampai sekarang tidak ada perubahan. Padahal kami tidak ingin lingkungan kami rusak akibat keberadaan tempat ini," ungkap salah satu warga. 


Bersama elemen masyarakat lainnya, para pemuka agama mendesak pemerintah daerah melalui Satpol PP, Dinas Perdagangan, dan Kepolisian untuk segera melakukan pengecekan kelengkapan perizinan usaha. Jika terbukti tidak memiliki izin resmi atau melanggar peraturan daerah, pihak outlet diminta untuk segera ditutup dan dibubarkan. "Kami minta aparat bertindak tegas sesuai peraturan yang berlaku. Jangan sampai aspirasi warga dan pemuka agama diabaikan demi kepentingan sepihak. 


Jika dalam waktu dekat belum ada tindakan nyata, kami siap menyatukan langkah untuk menyuarakan penolakan ini secara lebih luas," tegas perwakilan warga. Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak pengelola HWG maupun instansi terkait terkait penolakan yang terjadi.

Post a Comment

No Spam,No SARA,No Eksploitasi
Komenlah yang berkualitas & berkelas

Previous Post Next Post

Contact Form