-->
Pasang Iklan/Promo/Launching Produk/Langganan Pemberitaan/Realease/Press Conference/100 Berita Peristiwa Ter Update Setiap hari








Loading

dr.Sanusi : Hilangnya Sabar dan Syukur (4)

- Thursday, December 02, 2021
Dilihat 0 x

 



Sri : apakah saat ini emo masih hidup dan apakah masih beternak sapi…

dr.Sanusi : Emo wafat setelah putra ketiganya diwisuda, sekarang di Jakarta ikut saya..urus Rumah Sakit yang saya bangun….peternakan masih ada sampai sekarang..
Saat ini….saya menunggu SDM dari anak-anak wera yang mau menggeluti bidang peternakan…saya akan bangun pabrik pengolahan daging sapi bahkan in syaa allah bangun pabrik pengolahan bawang merah….sehingga nanti daging sapi bima itu punya Brand sendiri…bisa bikin kornet sapi…Frozen…..begitu juga dengan bawang….karena bawang merah itu bukan hanya untuk bumbu dapur tetapi bisa jadi jamu dan kos
metik…nah…bahan mentahnya itu dari kita….dikirimnya nanti itu sudah dalam bentuk bubuk bawang….tidak lagi kita hanya jual bawang mentah tetapi sudah di olah…untuk Bawang Goreng kita bisa eksport..karena untuk pasaran di timur tengah itu masih terbuka…bahkan amerika….mereka itu tidak punya bawang merah seperti milik kita….
Loh…kita ini komplit….negara-negara eropa itu tidak punya lahan pertanian….ekspansi pasar mereka itu hasil olahan saja….dan mereka pintarnya itu terus berinovasi….bawang merah…salak bali… dan lainnya itu dibuatkan teknologinya..jadilah bawang merah yang mulus besar-besar….tomat…buah…itulah hebatnya amerika dan china…kuasai teknologi…sehingga naiklah harga produk mereka…mentah dan bibitnya itu milik kita ini…
Nah..kelebihan kita punya itu soal rasa…..itu tidak mampu di adopsi oleh teknologi…rasa buah hasil pertanian negeri kita…daerah bima ini berbeda dengan daerah lainnya…brebes boleh punya bawang….sulawesi boleh punya jagung….Labuhan Bajo boleh punya bandeng….probolinggo boleh punya Mangga…..tetapi soal rasa….yakinlah daerah kita tercinta Bima ini memiliki cita rasa yang khas dan khusus….itulah kekayaan Bima ini… itu yang harus kita jaga bersama….

Sri: Masya allah…jadi daging sapi Bima dan bawang bima itu berbeda yah cita rasanya…

dr.Sanusi: soal rasa daging sapi..kerbau…kambing…ikan Bandeng…Kepiting…Lobster…bawang merah…rempah-rempah….tidak ada duanya….jika mau harga sapi kita mahal dan dagingnya empuk seperti sapi Australia…ayo…jangan rusak hutan kita….jangan rusak sungai kita..karena disanalah hidupnya makanan bagi rumput dan cacing…..saat ini coba lihat…rumput dan cacing saja sudah sulit kita jumpai di tanah-tanah itu…
Jika kita bisa rawat alam bima ini…kehidupan kita masih berputar seperti ajaran agama kita…bahwa ada orang miskin…ada orang kaya…ada buruh…ada petani…ada guru dan ada murid….kita tidak akan merusak alam kita karena kita mengejar materi dunia….coba dulu…tidak ada orang bima yang meminta sedekah…karena apa…hidup saling tolong menolong tinggi sekali….tetangga bisa yatim piatu..tetapi orang sekampung akan merawat dan membesarkannya….sekarang sudah nafsih nafsih….akibatnya….maslah tidak pernah selesai…semua berlomba mencari kekayaan…lupa akan ajaran Allah….

 

Start typing and press Enter to search

a