-->
Pasang Iklan/Promo/Launching Produk/Langganan Pemberitaan/Realease/Press Conference/100 Berita Peristiwa Ter Update Setiap hari



Loading

Kritik Tajam ke Pemerintah Kota Pasuruan di gelaran "Diskusi Sambil Ngopi" MAHALLY

- Monday, December 20, 2021
Dilihat 0 x

 


PASURUAN_JAWA TIMUR

jawatimurnews.com - Dengan maksud menggali ide, gagasan, kritik konstruktif solutif dari  seluruh elemen masyarakat,  yang diadakan oleh  Perkumpulan "MAHALLY ( Masyarakat Hijau Lintas Wilayah) hari ini menggelar acara Ngopi Bareng Nuansa Santai di warung LOEWE jalan Slagah Kota Pasuruan. Tampak hadir di sana perwakilan dari tokoh masyarakat, para pegiat sosial dan terlihat juga wajah senior aktifis LSM. Starting   isuue dalam tema "Refleksi Akhir Tahun 2021 Pemerintahan Gus Ipul - Mas Adi kali ini yakni persoalan Ekonomi, Kebijakan Publik dan Politik.  (20/12/2021)

Ketua panitia H.Nurul Huda didampingi sdr. Arif Zain mengungkapkan bahwa undangan kita sebar ke beberapa nama tokoh masyarakat, tokoh pemuda, pegiat sosial, hukum ekonomi dan lingkungan dan beberapa dari mereka sudah mengonfirmasi kami, "tidak bisa hadir" dikarenakan ada kesamaan jadwal di luar kota. Tapi alhamdulillah acara berlangsung ganyeng santai walaupun muncul kritik-kritik tajam kepada Mas Adi yang hadir sebagai Wakil Walikota Pasuruan bersama H.Hardi Kepala Bakesbangpol Pemerintah Kota Pasuruan.



Di sesi pertama, H.Subhan yang terundang sebagai pegiat ekonomi membagi pengalamannya yang pernah ke China, Singapura. Beliau menambahkan bahwa Pemerintah Kota seyogyanya segera menyiapkan cyber army untuk meningkatkan produktifitas ekonomi lokal terutama produk umkm yang bisa bersaing di ruang yang lebih luas sampai ke macanegara. " tidak ada kata sulit bagi pemerintah sebagai regulator menyiapkan, memfasiltasi promo si sekaligus membantu kemudahan ijin rumah tangga/IRT bagi produk rumahan. Dan berharap pemerintah Kota sudah melangkah fokus  ke tahan E-Commerce bagi pelaku ekonomi di Kota Pasuruan, sahut H.Subhan dengan selalu diawali dengan kata-kata "tidak mengurangi rasa hormat dan menggurui Bapak Wawali".

Kesempatan kedua diberikan kepada pegiat senior Ismail Makki. Tanpa tedeng aling-aling Mas Makki panggilan akrabnya meminta pemerintah kota segera "merevitalisasi pasar" yang ada di seluruh wilayah Kota, terutama Pasar Besar dan Kebonagung. Selain itu Mas Makki berharap reformasi birokrasi tidak hanya jargon namun juga sebuah kenyataan yang harus dilakukan Gus Ipul - Mas Adi" namun dengan komunikasi yang dibangun secara mentalitas seorang pemimpin yang arif dan bijaksana. "tidak dengan cara-cara marah-marah" singgung nya dengan candaan.

Bapak Wawali Adi Wibowo,   mengungkapkan "Kehadiran diacara seperti inilah yang kami perlu lakukan untuk bisa langsung  mendengar aspirasi, kritik, harapan dari elemen masyarakat guna menjadi cambuk kami sebagai pemimpin" komentar pak adi dalam sambutannya. "Dan saya berharap teman-teman Mahally khususnya bisa terus meng-agendakan acara semacam ini secara rutin dengan melibatkan banyak elemen perwakilan masyarakat" tambahnya. 


Dikesempatan akhir,   H.Pudjo Basuki meceritakan masa lalu nya sebagai Wakil Walikota Pasuruan. "pemerintah ini memang selalu dalam posisi salah dan disalahkan ketika mengambil suatu kebijakan! Tapi itulah resiko seorang pemimpin. Yang terpenting adalah kebaikan dan kemanfaatannya untuk masyarakat" dengan nada semangat. "Saya berpesan kepada Bapak Walikota dan Wawali, untuk melakukan pembagian tupoksinya, agar supaya efektifitas tugas dan tanggung jawab nya ini terbagi dan berbagi tanpa saling menunggu" Dan teman-teman Mahally bisa menyampaikan ini kepada Bapak Walikota" peseannya.


 (Sofi Adiguna Pratama/Apin)

 

Start typing and press Enter to search

a