![]() |
NGANJUK - Hari PersNasional (HPN) Tahun 2026 menjadi momentum penting bagi seluruh insan pers untuk melakukan refleksi sekaligus memperkuat komitmen dalam menjalankan tugas jurnalistik secara profesional, independen, dan beretika. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kabiro Jawa timur News (Jtn) Nganjuk Boniman Cij , CPW.CAHRN dalam keterangannya memperingati HPN 2026.
Menurut Boniman Kabiro Jawatimur news Nganjuk pers memiliki peran strategis sebagai pilar keempat demokrasi yang bertugas menyampaikan informasi yang benar, berimbang, dan bertanggung jawab kepada masyarakat. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi dan media digital, tantangan pers semakin kompleks, mulai dari maraknya hoaks hingga tekanan kepentingan tertentu.
“HPN 2026 harus menjadi pengingat bagi seluruh insan pers agar tetap berpegang teguh pada kode etik jurnalistik. Pers harus berdiri independen, tidak mudah diintervensi, serta konsisten mengedepankan kebenaran dan kepentingan publik,” tegas Jawa Timur news biro Nganjuk
Ia menegaskan bahwa Media Jawa Timur News sejak awal di Nganjuk berada berkomitmen menjadi media yang berpihak kepada kepentingan masyarakat luas. Media tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai kontrol sosial yang kritis dan konstruktif terhadap jalannya pemerintahan serta berbagai kebijakan publik.
“Wartawan harus hadir di tengah masyarakat, mendengar aspirasi rakyat, dan menyampaikannya secara objektif. Kritik yang dibangun harus bersifat solutif, bukan provokatif,” ungkapnya
Boniman juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) pers. Menurutnya, wartawan saat ini dituntut tidak hanya cepat dalam menyajikan berita, tetapi juga cermat dalam melakukan verifikasi, klarifikasi, dan konfirmasi agar informasi yang disajikan tidak menyesatkan publik.
“Di era digital, kecepatan bukan segalanya. Akurasi dan integritas jauh lebih penting. Media Jawa Timur news (Jtn) terus mendorong jajarannya untuk bekerja sesuai kaidah jurnalistik dan menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah,” jelasnya.
Dalam momentum HPN 2026 ini, Boniman juga mengajak seluruh insan pers untuk memperkuat solidaritas dan sinergi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah, aparat penegak hukum, dan elemen masyarakat lainnya, tanpa menghilangkan fungsi kontrol dan independensi pers.
“Sinergi yang sehat akan melahirkan pembangunan yang transparan dan akuntabel. Namun pers harus tetap kritis dan tidak kehilangan jati dirinya,” tambahnya.
Ia berharap peringatan Hari Pers Nasional 2026 dapat menjadi titik balik bagi pers nasional untuk semakin dipercaya oleh masyarakat. Menurutnya, kepercayaan publik adalah aset utama media dalam menjalankan tugas jurnalistik secara berkelanjutan.
Menutup pernyataannya, Kabiro Jawa Timur news Nganjuk Boniman Cij, Cpw, CAHNR . menyampaikan ucapan selamat Hari Pers Nasional 2026 kepada seluruh insan pers di Indonesia.
“Selamat Hari Pers Nasional 2026. Semoga pers Indonesia semakin profesional, bermartabat, dan terus menjadi garda terdepan dalam menyuarakan kebenaran serta keadilan, Tungkasnya .
(Bon)





