Dilihat 1 kali
TULUNGAGUNG - Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Tulungagung dengan agenda Penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 digelar di ruang Graha Wicaksana lantai dua kantor DPRD Kabupaten Tulungagung. Jumat (27/3/2026).
Acara yang dipimpin langsung Ketua DPRD Tulungagung, Marsono, S. Sos, dihadiri Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo, S.E., M.E., bersama Wabup Ahmad Baharudin S.M., M.M., Sekda, Assisten, Staf Ahli, Kepala OPD, Camat, dan anggota DPRD Tulungagung.
Rapat paripurna tersebut merupakan bentuk akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan daerah selama satu tahun anggaran kepada legislatif.
Dalam laporannya, Bupati Tulungagung, H. Gatut Sunu Wibowo, S.E., M.E., secara resmi menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025.
Bupati memaparkan bahwa pertumbuhan ekonomi Kabupaten Tulungagung tahun 2025 mencatatkan angka yang impresif, yakni sebesar 5,75%.
Menurutnya, angka ini tidak hanya lebih tinggi dibandingkan rata-rata pertumbuhan ekonomi Jawa Timur yang berada di level 5,33%, tetapi juga menjadi sejarah baru bagi daerah.
”Ini adalah pertama kalinya dalam 12 tahun terakhir, pertumbuhan ekonomi Tulungagung mampu melampaui pertumbuhan ekonomi Jawa Timur,” ujar Bupati Gatut Sunu dalam sambutannya.
Lebih lanjut disampaikan Bupati bahwa, keberhasilan pembangunan ini didukung oleh pengelolaan APBD yang berkualitas. Realisasi pendapatan daerah tahun 2025 tercatat mencapai Rp 3,043 triliun atau sekitar 105,98% dari target yang ditetapkan.
Sektor Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjadi kontributor menonjol dengan realisasi mencapai Rp 902,3 miliar atau 114,33% dari target. Menurut Bupati, hal ini menunjukkan peningkatan kemampuan daerah dalam menggali potensi pendapatan asli secara mandiri.
”Sepanjang tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Tulungagung juga berhasil meraih berbagai apresiasi di tingkat nasional, di antaranya, Peringkat ke-7 Terbaik Nasional dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah berdasarkan skor EPPD 2024, Penghargaan Kabupaten Sangat Inovatif pada ajang Innovative Government Award (IGA) 2025, Golden Trophy pada Top Digital Award 2025 melalui RSUD dr. Iskak, serta Penghargaan Kabupaten Layak Anak (KLA) kategori Utama.
Guna meringankan beban ekonomi warga, Pemkab Tulungagung menjalankan sejumlah kebijakan strategis, seperti pembebasan BPHTB bagi masyarakat berpenghasilan rendah, pemberian stimulus pajak PBB, hingga penyelenggaraan bazar UMKM pada kegiatan car free day.
Mengakhiri sambutannya, Bupati Gatut Sunu menekankan bahwa meskipun banyak capaian positif, pihaknya tetap terbuka terhadap masukan dan rekomendasi dari DPRD untuk perbaikan kinerja di masa mendatang.
Masih disuasana Lebaran, acara dilanjutkan dengan Halal bihalal sebagai momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi serta meningkatkan sinergitas antara DPRD dan Pemerintah Daerah Kabupaten Tulungagung.
Ketua DPRD Tulungagung Marsono menyampaikan bahwa, halal bihalal sebagai warisan budaya bangsa yang sarat dengan nilai saling memaafkan dan tenggang rasa, merupakan tradisi warisan luhur bangsa Indonesia yang lekat dengan semangat saling memaafkan dan tepo seliro.
“Mari kita jernihkan hati, rekatkan kembali hubungan yang mungkin sempat renggang, dan saling memaafkan dengan lapang dada. Saya percaya, keikhlasan dalam meminta dan memberi maaf akan mempererat persaudaraan kita sebagai satu keluarga besar Pemerintah Kabupaten Tulungagung,” ucap Marsono.
“Diharapkan melalui kegiatan ini, hubungan kerja antara legislatif dan eksekutif semakin harmonis dalam rangka membangun Kabupaten Tulungagung yang lebih baik,” pungkasnya. (Yul/JTN)




