MOJOKERTO - Pasca bencana angin kencang yang menerpa wilayah Kabupaten Mojokerto pada akhir bulan Maret lalu memberikan dampak kerusakan rumah di beberapa kawasan. Hal ini membuat Wakil Bupati Mojokerto Moch. Rizal Octavian, turun langsung ke lokasi terdampak untuk menyalurkan bantuan material konstruksi.
Selain menyalurkan bantuan, melalui sesi nya Wakil Bupati Moch. Rizal atau yang kerap disapa sebagai Mas Wabup itu mengatakan bahwa ia juga meninjau keadaan keempat rumah yang akan segera diperbaiki tersebut. Salah satunya di rumah bu Wasita, perempuan lanjut usia yang bertempat tinggal di Dusun Banjarsono Desa Kedungmaling Kecamatan Sooko.
"Kita memberi bantuan ke empat rumah di tiga desa, yang pertama kita ke desa kedungmaling, dengan kadesnya (kepala desa kedungmaling) kita melihat kondisi di dalam rumah, dan untungnya ibu penghuni di dalam rumah tidak tertimpa genting yang jatuh karena terpaan angin kencang," jelas Mas Wabup, Sabtu (4/4) pagi.
Untuk bangunan rumah lainnya yang juga mengalami kerusakan cukup parah ialah rumah Umar Bakri Dusun Pesanan Bicak Kecamatan Trowulan, serta rumah Eko Hariyanto dan rumah Agus Hendra Dusun Ngaglik Sidorejo Kecamatan Jetis. Keempat warga terdampak tersebut mendapatkan bantuan paket bahan bangunan yang bervariasi, tergantung dengan kondisi dan kebutuhan perbaikannya. Misalnya di rumah Umar Bakri, Mas Wabup yang didampingi oleh Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Rinaldi Rizal, menyalurkan paket bantuan yang terdiri dari asbes, kayu balok ukuran 6/12, bata merah, pasir pasang, dan lima sak semen.
Bantuan yang disalurkan ternyata tak hanya bahan bangunan, ada pula bantuan bahan pangan atau sembako yang ikut disalurkan. Mas Wabup Moch. Rizal menyebut bahwa penyaluran bantuan-bantuan yang berasal dari APBD Pemkab Kabupaten Mojokerto itu, adalah bentuk dukungan dan kepedulian Pemkab Mojokerto dibawah komando Bupati Muhammad Albarraa.
"Ini merupakan bentuk kepedulian dari Pemkab dan Gus Bupati (Bupati Muhammad Albarraa), kejadian angin kencang seperti ini ada hampir tiap tahun jadi bantuan ini agar bisa membantu permasalahannya (korban terdampak angin kencang)," ungkapnya saat penyaluran bantuan di Desa Sidorejo Jetis.
Di akhir sesi, figur yang berlatar belakang sebagai dokter itu mengingatkan kepada seluruh masyarakat Bumi Majapahit agar senantiasa waspada, terutama pada hal kesehatan. Pasalnya, Mas Wabup mengatakan bahwa pada bulan April kini diprediksi akan terjadi fenomena alam "el-nino godzilla", yang membuat cuaca akan sangat panas dan kering untuk waktu yang lebih lama.
"Ini kedepannya di bulan April diprediksi akan ada el nino godzilla, ini musim kering yang panjang dan sangat panas, diharapkan masyarakat lebih menjaga kondisi tubuhnya karena penyakit paling sering biasanya dehidrasi, jadi minumnya juga harus dihitung (sesuai kebutuhan tubuh) agar tidak dehidrasi," imbaunya.
Selain itu Mas Wabup juga menyatakan akan fokus dalam mencegah adanya kebakaran hutan, mengingat keadaan hutan yang kering karena musim kemarau dan ditambah dengan fenomena el-nino maka akan meningkatkan kerawanan kebakaran hutan di beberapa wilayah.
"Saya kira el-nino godzilla ini akan berdampak pada beberapa titik di hutan kita, nanti kita akan lakukan mitigasi agar tidak terjadi kebakaran hutan," tandasnya.(Bams)
Dilihat 1 kali




