Dilihat 1 kali
PASURUAN – Komisi III DPRD Kota Pasuruan melakukan inspeksi atau peninjauan secara mendadak ke lokasi proyek pembangunan Jembatan Buk Wedi, Kamis (30/7/2026), guna memastikan progres berjalan sesuai target dan dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat.
Peninjauan dipimpin oleh jajaran Komisi III DPRD Kota Pasuruan, termasuk H. Gustaf, serta didampingi perwakilan Dinas Bina Marga Kota Pasuruan. Dalam kunjungan tersebut, rombongan meninjau langsung perkembangan konstruksi sekaligus mengevaluasi kesiapan tahapan pekerjaan berikutnya.
Ketua Komisi III DPRD Kota Pasuruan, Muhammad Suci Mardiko, S.T.,, menjelaskan bahwa hasil pemantauan menunjukkan progres pembangunan berjalan positif dan bahkan lebih cepat dibandingkan perkiraan awal.
"Kami melakukan sidak untuk memastikan percepatan pembangunan Jembatan Buk Wedi. Insyaallah pada 28 Agustus pekerjaan pengaspalan sudah dimulai. Setelah itu akan dilakukan uji beban, dan mudah-mudahan pada 9 September jembatan sudah dapat dibuka untuk uji coba kendaraan," ujarnya.
Menurutnya hingga saat ini tidak ditemukan kendala berarti yang dapat menghambat penyelesaian proyek. Ia menilai koordinasi antara pemerintah daerah, pelaksana proyek, dan pihak terkait berjalan cukup baik sehingga target penyelesaian dapat terus dikejar.
"Sejauh ini pengerjaannya lebih bagus dan lebih cepat. Harapannya, fungsi jalan dapat segera kembali normal sehingga mampu mengurangi kepadatan lalu lintas, khususnya di kawasan Jalan Gatot Subroto dan jalur penghubung lainnya," tambahnya.
Pembangunan Jembatan Buk Wedi merupakan salah satu proyek infrastruktur strategis di Kota Pasuruan. Selama proses pembangunan, masyarakat harus menggunakan jalur alternatif yang menyebabkan meningkatnya kepadatan lalu lintas pada jam-jam tertentu.
Apabila target tersebut tercapai, pembukaan jembatan akan diawali dengan tahapan uji beban dan uji coba operasional. Uji beban merupakan proses pengujian untuk memastikan struktur jembatan mampu menahan beban kendaraan sesuai standar keselamatan sebelum dibuka secara penuh bagi masyarakat.
Keberadaan jembatan ini diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga, mempercepat distribusi barang dan jasa, serta mendukung pertumbuhan ekonomi di Kota Pasuruan. DPRD Kota Pasuruan juga menegaskan akan terus melakukan fungsi pengawasan agar proyek diselesaikan sesuai spesifikasi teknis, tepat waktu, dan mengutamakan aspek keselamatan konstruksi.
Dengan progres yang terus menunjukkan perkembangan positif, masyarakat diharapkan tetap mematuhi rekayasa lalu lintas yang berlaku selama proses penyelesaian proyek berlangsung demi menjaga keselamatan bersama dan kelancaran pekerjaan hingga jembatan resmi dioperasikan. (Aljabar/SGL)
Provinsi-Kota-Kategori
KOTA PASURUAN




