BREAKING NEWS :
Loading...
JTN UPDATE :

Pemkot Mojokerto Sosialisasikan Program Beasiswa Talenta Berprestasi, Siapkan Rp 1 Miliar Setiap Tahun Lewat Pro Bestari.

Dilihat 1 kali


KOTA MOJOKERTO - Pemerintah kota Mojokerto gelar kembali sosialisasikan program Bestari jaring pelajar kota Mojokerto tembus seleksi masuk Perguruan Tinggi, acara tersebut diadakan di aula Kelurahan Balongsari, Senin (27/7/2026) pagi.

Dalam acara tersebut, disamping dihadiri  Walikota Mojokerto, staf ahli kemasyarakatan, Kadispora, Baznas, asisten II sekda, kader kelurahan Balongsari, ketua RT/RW, camat Magersari, Babinsa serta Babinkantibmas dan para penerima biasiswa nantinya. Disinilah harapan para orang tua di Balongsari untuk menyekolahkan anaknya ke perguruan tinggi negeri mulai menemukan jawaban.

Sementara itu, Wali Kota Mojokerto" Ika Puspitasari " dalam sambutannya menyampaikan. Pendidikan adalah investasi jangka panjang sedangkan hasilnya tidak akan terlihat dalam 3 atau 5 tahun.

Dalam capaian “3 tahun 5 tahun tidak bisa kita lihat, tapi kita menyekolahkan orang sekarang dengan Investasi 1 miliar setiap tahun untuk beasiswa itu akan kelihatan puluhan tahun ke depan,” ujarnya.

Sedangkan angka 1 miliar per tahun memang bukan jumlah kecil, pemerintah Mojokerto sengaja mengalokasikannya agar generasi yang kini masih duduk di bangku SD dan SMP, kelak punya kesempatan melanjutkan studi hingga sarjana, magister, bahkan doktor.

Pro Bestari memiliki kriteria khusus. Sasaran utamanya adalah pemuda dan mahasiswa asal Kota Mojokerto yang berprestasi dengan tolak ukur prestasinya jelas dan harus lolos ke PTN.

“Kalau tidak masuk negeri bukan kategori berprestasi, karena masuk negeri itu tidak sembarang bisa masuk. Kalau bisa masuk negeri inilah yang masuk kategori berprestasi,” jelasnya.

Alasannya pun logis. Biaya UKT di perguruan tinggi negeri memang relatif lebih ringan dibanding swasta. Satu semester berkisar 3 sampai 4 juta rupiah. Namun yang sering menjadi beban justru biaya hidup sehari-hari termasuk biaya kos, biaya makan selama kuliah, ungkapnya.

Untuk menjawab persoalan itu, pemerintah kota memberikan bantuan dana per semester kepada penerima beasiswa. Tujuannya agar mahasiswa tidak lagi terbebani urusan kebutuhan dasar dan bisa fokus kuliah.

Lebih dari sekadar bantuan finansial, Pro Bestari diposisikan sebagai strategi peningkatan kualitas SDM Kota Mojokerto, meskipun ini bukan kewenangan kita untuk menyelenggarakan pendidikan perguruan tinggi, tapi kita mendukung supaya kota semakin banyak yang lulus sarjana dengan cara memberikan beasiswa.

Apalagi generasi tua yang kini sudah memasuki masa pensiun akan digantikan oleh generasi muda dengan pendidikan lebih tinggi. Semakin banyak lulusan sarjana, maka fondasi pembangunan kota akan semakin kokoh, ucap Wali Kota Mojokertom

Sosialisasi di Aula Kelurahan Balongsari ini menjadi salah satu jembatan. Orang tua bisa bertanya langsung, memahami persyaratan, dan mulai menyiapkan anaknya sejak dini, dengan harapan agar anaknya kelak bisa kuliah tanpa membuat keluarga terbebani.(ADV/Bams/Kom)

Post a Comment

No Spam,No SARA,No Eksploitasi
Komenlah yang berkualitas & berkelas

Previous Post Next Post

Contact Form