NGANJUK - Bupati Marhaen Djumadi memastikan bahwa ketersediaan bahan pangan di Kabupaten Nganjuk dalam kondisi aman.
Bupati yang akrab disapa Kang Marhaen itu megatakan bahwa hingga saat ini, stok bahan pokok dalam keadaan melimpah dan harganya pun juga relatif terkendali.
meski demikian, kata Kang Marhaen, Pemerintah Kabupaten Nganjuk akan melakukan sejumlah langkah intervensi jika ada gejolak pada stok maupun harga pangan.
Di jelaskan Kang Marhaen saat mendampingi Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dalam kegiatan Pasar Murah di Lapangan Kelurahan Kramat, Nganjuk pada Kamis (13/Agustus /2026).
Kang Marhaen mengatakan, pihaknya telah melakukan pengecekan secara langsung ke pasar-pasar, untuk memastikan ketersesiaan bahan pangan dan harganya terkendali.
semuanya tahap aman . . kita keliling ke pasar, dari stoknya juga aman, terus kemudian dari harga juga aman," kata Kang Marhaen.
Namun meski saat ini ketersediaan dan harga pangan masih relatif aman, Kang Marhaen tetap menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk mengantisipasi lonjakan harga maupun kelangkaan stok.
Menurutnya, Pemkab Nganjuk akan melakukan intervensi seperti Gerakan Pangan Murah, jika dikemudian hari ditemukan kelangkaan maupun kenaikan harga bahan pokok.
"Tentunya kita ada intervensi-intervensi ya. Kita cek dulu, katakanlah beras yang premium, yang medium dan seterusnya bagaimana stok dan harganya. Kalau terjadi lonjakan harga maka ada intervensi-intervensi," ujarnya.
"Tapi Alhamdulillah sekarang kan masih di dalam toleransi normal ya. Termasuk cabe juga kebutuhan-kebutuhan pokok lainnya Alhamdulillah bagus," imbuh Kang Marhaen.
Menanggapi tentang langkanya Gas LPG di beberapa wilayah di Kabupaten Nganjuk, pihaknya telah melakukan sejumlah langkah strategis untuk mengatasinya.
Menurut Kang Marhaen, kelangkaan Gas LPG diduga disebabkan oleh melebarnya fungsi gas LPG, bukan hanya untuk kebutuhan rumah tangga namun juga kebutuhan petanian.
Kang Marhaen menyatakan bahwa pihaknya telah menjalin komunikasi dengan Pertamina agar menambah stok demi tetap terpenuhinya kebutuhan masyarakat.
"Saya sudah kontak ke Pertamina yang di Kediri untuk betul-betul menyiapkan stok yang berkaitan dengan kebutuhan-kebutuhan masyarakat," kata Kang Marhaen.
Saat petani terjun ke sawah LPG juga banyak dibutuhkan untuk di sawah ya. Maka harus ada tambahan. Untuk rumah tangga ... Ujar kang Marhaen ..
Boniman






