Dilihat 1 kali
MOJOKERTO - Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Dusun Sukoanyar, Desa Kedunggede, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Jumat (07/08/2026), kini telah rampung 100 persen. Kehadiran jembatan baru tersebut disambut penuh suka cita oleh masyarakat yang selama ini menggunakan akses penghubung tersebut untuk menunjang aktivitas sehari-hari.
Jembatan yang membentang di atas aliran sungai tersebut kini tampil kokoh dan representatif. Selain badan jembatan yang telah selesai dibangun, bagian pagar pengaman juga telah ditata dan dicat dengan nuansa merah putih, lengkap dengan pemasangan bendera Merah Putih yang semakin memperkuat suasana nasionalisme. Jembatan ini memiliki panjang sekitar 22 meter dan lebar 5 meter, sehingga memberikan akses yang lebih nyaman dan aman bagi masyarakat.
Pembangunan Jembatan Perintis Garuda ini menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat terhadap akses penghubung yang lebih layak. Sebelumnya, jembatan lama yang dibangun pada tahun 1985 telah berusia cukup tua dan kondisinya membutuhkan pembenahan. Dengan adanya jembatan baru, masyarakat kini memiliki akses yang lebih baik untuk mendukung mobilitas, aktivitas sosial, maupun kegiatan perekonomian warga.
Salah satu warga Dusun Sukoanyar, Sulimah (55), mengungkapkan rasa bahagia dan syukurnya atas selesainya pembangunan jembatan tersebut. Menurutnya, masyarakat sangat senang karena jembatan yang selama ini menjadi akses penting bagi warga akhirnya mendapatkan perhatian dan dibangun kembali melalui program pemerintah.
"Masyarakat sangat senang dan bahagia atas dibangunnya jembatan ini, terlebih dibangun melalui program Presiden Prabowo. Sebelumnya jembatan ini sudah tua karena dibangun sejak tahun 1985. Sekarang kami sangat bersyukur karena jembatannya sudah bagus dan bisa digunakan masyarakat", ungkap Sulimah.
Raut kegembiraan warga juga terlihat dalam suasana di sekitar jembatan. Sejumlah masyarakat tampak berfoto bersama sambil mengacungkan jempol sebagai bentuk ungkapan rasa syukur dan apresiasi atas hadirnya jembatan baru. Bagi warga, jembatan tersebut bukan sekadar sarana penghubung, tetapi juga menjadi simbol hadirnya pembangunan yang dirasakan langsung oleh masyarakat di wilayah pedesaan.
Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Kedunggede merupakan bagian dari program pembangunan infrastruktur yang dilaksanakan di wilayah Kodim 0815/Mojokerto. Proses pembangunannya melibatkan personel TNI, teknisi, serta masyarakat secara bersama-sama dengan mengedepankan semangat gotong royong.
Dengan rampungnya pembangunan, jembatan diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat dan memberikan manfaat jangka panjang bagi warga Desa Kedunggede dan sekitarnya. Kehadiran jembatan baru ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa pembangunan infrastruktur hingga ke pelosok desa terus didorong untuk meningkatkan konektivitas dan kesejahteraan masyarakat.(Bams)




