-->
Pasang Iklan/Promo/Launching Produk/Langganan Pemberitaan/Realease/Press Conference/100 Berita Peristiwa Ter Update Setiap hari

Loading

Bupati Sampang Berikan Pembinaan ASN di Lingkungan Kemenag Sampang

- Thursday, January 06, 2022
Dilihat 0 x

 


SAMPANG MADURA_JAWA TIMUR

JAWATIMURNEWS.COM – Dalam rangka Resepsi Hari Amal Bhakti Kementerian Agama RI ke 76, Bupati Sampang H. Slamet Junaidi memberikan pembinaan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Kerja Kantor Kemenag Sampang di Pendopo Tronojoyo, Kamis (6/1/2022).

Hadir dalam kesempatan tersebut Kakanwil Kemenag Jatim Drs. Husnul Maram, M.H., Wakil Bupati Sampang H. Abdullah Hidayat, Kepala Kantor Kemenag Sampang H. Pardi, Ketua MUI Sampang KH. Bukhori Maksum, Ketua Rais Syuriyah PCNU Sampang KH Syafiuddin Abd Wahid, Ketua PCNU Sampang H Moh Itqan Busiri.

Selain itu hadir juga Tokoh Agama serta masyarakat di Kabupaten Sampang juga ASN di lingkungan Kantor Kemenag Sampang.

Kepala Kantor Kemenag Sampang H. Pardi menyampaikannya bahwa sejatinya sekitar 600 ASN di lingkungan Kemenag ingin bertatap muka dengan Bupati Sampang pada kesempatan tersebut.

“Kami sangat salut dengan kepemimpinan Bapak Bupati, dengan keikhlasan dan ketulusannya dalam memimpin Kabupaten Sampang alhamdulilah banyak bukti kemajuan,” ungkapnya.

Dirinya juga mengungkapkan bahwa proses baiat para pengikut Tajul Muluk ke aliran Aswaja penuh perjuangan, namun Bupati Sampang bisa mengurai benang merahnya hingga terjadi ikrar di Tahun 2020 lalu.

“Pemindahan siswa-siswi kemudian proses lainnya yang memakan dana bisa sampai 1 miliar murni memakai anggaran pribadi, ini menjadi inspirasi kepada kami bahwa bekerja harus betul-betul diniatkan ibadah,” ucapnya.

Kedepan, pihaknya menegaskan akan terus menjaga sinergi yang telah terbangun antara Kemenag Sampang dengan Pemkab Sampang.

Sementara itu, Bupati Sampang H. Slamet Junaidi dalam sambutannya berpesan kepada para ASN di lingkungan kerja Kemenag Sampang agar selalu meniatkan ibadah.

Ia bercerita bahwa pasca dilantik dirinya mencoba mengurai masalah yang ada di Kabupaten Sampang termasuk peningkatan IPM.

“ASN di lingkungan Kemenag memiliki peran penting khususnya yang bertugas di Madrasah bisa membantu peningkatan IPM, kemudian penyuluh bisa melakukan sosialisasi untuk meminimalisir pernikahan dini,” ungkapnya.

Pihaknya juga menegaskan dalam kepemimpinannya tidak ada istilah jual beli jabatan bermahar sebab sedari awal untuk mengisi jabatan harus sesuai dengan keilmuannya masing-masing.

“Jika sudah ada maharnya, kami berpikir mereka pasti akan mengembalikan modal sehingga tidak fokus dalam bekerja,tegasnya.


Sumber : Jtn Media Network

(Zahrudin)

 

Start typing and press Enter to search

a