-->
Pasang Iklan/Promo/Launching Produk/Langganan Pemberitaan/Realease/Press Conference/100 Berita Peristiwa Ter Update Setiap hari



Loading

Lubang Serapan Air Dibatas Jalan Depan Kantor Kec. Panggungrejo Rawan Potensi Laka. Diduga Hanya Dalih.

- Wednesday, January 05, 2022
Dilihat 0 x

 



PASURUAN_JAWA TIMUR

JAWATIMURNEWS.COM - Lubang bekas galian berdalih penyerapan air, berada di batas jalan, depan Kantor Kecamatan Panggungrejo, tepatnya Jalan Hangtua, Kota Pasuruan, oleh Dinas PUPR  Kota Pasuruan, dieluhkan oleh warga.

Pasalnya diduga lubang-lubang terjal mengangah tersebut, sangat berbahaya bagi keselamatan masyarakat dan pengguna jalan, serta dapat berpotensi terjadinya kecelakaan lantas khususnya terhadap para pengendara kendaraan bermotor roda dua, mengingat jalan sehari-hari merupakan akses utama yang padat aktifitas masyarakat.

Menyoroti hal itu, berdasarkan pengaduan dan keresahan masyarakat, aktivis Pantura pun angkat bicara dan langsung melakukan pemantuan kelokasi, alhasil, didapati lubang-lubang terjal dan mengangah yang diduga digali atas unsur kesengajaan namun berdalih untuk penyerapan air.

"Awalnya saya kira lubang biasa akibat jalan yang rusak. Tapi setelah saya pantau dilokasi, dugaan saya ini unsur kesengajaan yang berdalih penyerapan air. Jelas ini rawan dan sangat berpotensi terhadap terjadinya laka lantas. Para pengendara khususnya roda dua harus lebih berhati-hati lewat sini agar tidak terperosok kelubang ini. Mestinya  disini dipasang tanda bahaya atau Police line, ini bukan jebakan Batman, setidaknya Pemerintah melalui dinas terkait yang berwenang jangan ambil resiko dengan mengabaikan keselamatan masyarakat," Tandas Molyadi, Wakil Ketua LSM GP3H. Selasa (04/01/22) 



Menurut Molyadi menambahkan, semestinya Dinas terkait dalam melaksanakan tugasnya harus menerapkan   dan mengedepankan prinsip koordinasi, baik dengan masyarakat atau dalam hubungan antar instansi dipemerintahan, baik pusat maupun daerah."Jadi segala sesuatunya harus dikoordiansikan dulu, dengan musyawarah agar jelas apa tujuannya. Sekarang jika seperti ini, kemedian terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan, siapa yang bertanggung jawab"Pungkasnya. dengan nada tanya.

Masih dilokasi yang sama Suman, selaku tokoh dari masyarakat wilayah pantura juga andil bicara," Saya sendiri baru kali ini mengetahui jika disini ada galian lubang-lubang yang katanya penyerapan air, dan kalau tidak keliru oleh Dinas PU. Menurut saya ini sangat fatal dan membahayakan masyarakat, apa lagi disini tempatnya padat aktivitas warga terutama anak-anak lewat dan bermain disini. Harapan saya mewakili seluruh warga disini agar segerah ditutup atau dipasang tanda garis Police line, untuk antisipasi kemungkinan terjadinya  kecelakaan."Tutupnya.

 

Sumber : Jtn Medi Network 

(Apin/ Sofi Adiguna Pratama).

 

Start typing and press Enter to search

a