-->
Pasang Iklan/Promo/Launching Produk/Langganan Pemberitaan/Realease/Press Conference/100 Berita Peristiwa Ter Update Setiap hari








Loading

Ratusan Wartawan Dan LSM Pasuruan Raya Geruduk Pendopo Bupati Tuntut Copot Kadispendikbud Kab Pasuruan

- Thursday, January 20, 2022
Dilihat 0 x


 



LIPUTAN KHUSUS

PASURUAN_JAWA TIMUR

JAWATIMURNEWS.COM - Ratusan wartawan dari berbagai media cetak/online dan LSM se Pasuruan Raya, melaksanakan  kegiatan geruduk dengan damai untuk mendesak Pemerintah kabupaten Pasuruan segera mencopot Kepala Dinas pendidikan H Hasbullah ,yang  telah membuat pernyataan yang diduga mengumbar kebencian dan ancaman buat rekan LSM dan Wartawan.

Pernyataan tersebut dilontarkan oleh beberapa pentolan LSM dan Wartawan yang dilakukan di Pendopo BupatiJl. Hayam Wuruk No.14 Purworejo, Kec. Purworejo Kota Pasuruan, Jawa Timur Kamis siang (20/01/2022).

Dalam orasinya wartawan dan LSM, “Kami dari wartawan cetak maupun online menuntut Bupati harus tegas, dunia pendidikan tercoreng dikarenakan ulah H Hasbullah selaku kadispenbud, layak dicopot, sehingga kedepannya seorang pejabat beretika pasalnya pernyataan tersebut diduga mengarah kebencian dan ancaman.

Menurutnya.” Pernyataan yang disampaikan Rabu kemarin diduga sudah direncanakan, dalam arti manuver yang disampaikan didepan guru dan kepala sekolah, seolah-oleh dia king of king, bersabda” Hati-hati ganggu kepimpinanku, ganggu sekolah, mati, apakah layak pelayanan publik mengumbar ancaman seperti itu,” Bebernya dengan nada kesal.

Tidak beda, disampaikan salah satu perwakilan LSM se Pasuruan ” Untuk diketahui. LSM dan wartawan mitra pemerintah, sesuai peraturan yang berlaku, kami juga diberi hak untuk terlibat memantau, mengawasi, jalanan roda pemerintah diantara kebijakan dan pelayanan publik."Jelas Asy'ari Ketum GMBI 

Terlihat hadir H Irsyad, Bupati Pasuruan, AKP. Irianto Kapolsek Purworejo, perwakilan NGO, Ketua LSM Pusaka Lujeng Sudarto, Ayik Sohaya LSM Lira, Ketua GP3H Anjar Supriyanto, Asy’ari SH, Ketua LSM GMBI Dan Gus Lukman, ketua LSM Garda Pantura serta perwakilan wartawan se Pasuruan. 



Pernyataan kadispenbud Kab. Pasuruan yang terkesan lembaga pendidikan formal tidak boleh dipantau ada apa dibalik pernyataan yang kontraversi ini. Seperti yang disampaikan oleh salah satu perwakilan LSM ,” sangat disayangkan pernyataan seorang pejabat, tidak lazim melontarkan.”Hati-hati ganggu kepimpinanku, sekolah, mati. Pernyataan ini terkesan mengancam LSM dan wartawan bisa mengungkap temuan dilingkup pendidikan dan kebudayaan. Katanya

Menurut pendapat saya.” Bupati Kab. Pasuruan harus tegas dan berani mengambil keputusan untuk mencopot kadispendikbud.

Sikap tegas ini sebagai langkah jangan sampai di tahun yang akan datang siapapun PNS/ASN harus paham dan punya etika bicara, jangan sampai menyakiti atau melukai perasaan publik, didalamnya ada wartawan Dan LSM Pungkas Asy'ari. 



Sumber : Jtn Media Network

(Apin/Sofi A Pratama/Ferry/Sofi Korlip)

 

Start typing and press Enter to search

a