BERANDA PENDIDIKAN KESEHATAN SOSIAL EKONOMI PERTANIAN PERKEBUNAN TENAGA KERJA HUKUM ORGANISASI OLAHRAGA JAWA TIMUR JAWA TIMUR UPDATE JAWA TENGAH JAWA BARAT LINTAS NUSANTARA JAKARTA
ANGGARDAYA DESKOBIS WISLAMIHER SETAPAK INFO INFO TIPS

Rusaknya Jalan dan Minimnya PJU di Jalan Raya Kedawung Pemkab Pasuruan Terkesan Tutup Mata

Dilihat 0 kali



Pasuruan_ Jawatimurnews.com

Beginilah kondisi Jalan raya menuju wisata pemandian Banyubiru yang letaknya di Desa Kedawungkulon Kecamatan Grati Kabupaten Pasuruan.
Sangat tidak pantas, bagaimana tidak jalan raya menuju pemandian alam ternama yang cukup terkenal dikalangan masyarakat luas memiliki akses jalan yang begitu memprihatinkan.

Bahkan, saking parahnya jalan tersebut nyaris tidak bisa dilewati saat musim hujan tiba. Bukan hanya itu, kondisi jalan juga tidak tersedia penerangan jalan umum (PJU) sehingga menambah level rawan berlalulintas serta menambah tindak kejahatan di area tersebut. Hal ini, mencerminkan betapa lemahnya  Pemerintahan Kabupaten Pasuruan, karena melantarkan masyarakatnya dengan keadaan sulit dan sangat tidak pantas juga dengan adanya jalan yang terlihat rusak parah yang terkesan di biarkan bertahun-tahun lamanya oleh Pemkab Pasuruan. Jum'at 10/3



Selain akses strategis untuk di lalui oleh pengunjung wisata pemandian alam banyubiru, jalan tersebut juga termasuk akses menuju UPT SMPN 2 Grati dan Liposos Kabupaten Pasuruan yang kebetulan tepat di tengah-tengah wilayah tersebut.

Ketika hujan turun, lubang yang ada di jalan nampak tergenangi air sehingga sangat rawan untuk dilewati, dan saat hujan tidak turun debu tebal yang di sebabkan oleh jalan tersebut sangat mengganggu pengguna jalan lebih parahnya semua dampak itu dirasakan oleh penghuni rumah, dan pemilik usaha yang ada di sekitaran. Melihat kondisi jalan rusak parah, masyarakat mengeluh dan khawatir karena semakin tinggi angka kecelakaan lalulintas serta adanya tingkat kejahatan di wilayah itu sendiri.



Sering diberitakan oleh beberapa media lokal namun hasilnya nihil. Untuk kesekian kalinya awak media Jawatimurnews.com mencoba menanyakan kebenaran dan tanggapan serta rencana kedepan kepada Dinas terkait PU BINAMARGA Kab.Pasuruan, namun hal yang sama tiada sedikitpun respon yang serius mengenai itu.

Selain berlubang dan tergenang air, licinnya jalan juga menambah tingkat kebahayaan bagi pengendara khususnya R2 yang dengan mudah tergelincir saat melewati jalan tersebut. Tidak sedikit pengendara R2 jadi tumbal dari kekejaman jalan tengkorak ini.

"Setiap hari ada aja orang naik motor, sepeda yang jatuh lewat jalan ini mas, karena jalannya licin dan berlubang", ujar W salah satu pemilik warung di sekitaran Jalan Raya Kedawung.

Meski tidak ada korban jiwa, masyarakat berharap kondisi jalan yang rusak parah ini agar segera mendapat perhatian serius dari pemerintah Kabupaten Pasuruan untuk dilakukan perbaikan.

"Sebenarnya kami sudah capek dengan ini mas, tapi mau bagaimana lagi. Kita asli orang sini dan tempat kita ini adalah tempat mencari rezeki buat keluarga jadi mau gak mau kita jalani aja mas," cetus W pemilik warung

"Kita berharap agar pemerintah segera membenahi dan mengasih lampu penerangan untuk jalan agar tidak gelap gulita", imbuhnya

Selain W salah satu pemilik warung disekitaran, tidak sedikit pula pengendara R2 marah dan ngomel-ngomel ketika melewati jalan raya Ngopak - Banyubiru.

Jalan yang menghubungkan dua (2) kecamatan itu nyaris tidak dapat di lewati layaknya jalan raya pada umumnya.



Mendengar kabar ini, Edi Ambon salah satu pentolan LSM Format mengaku dalam waktu dekat ini akan membuat surat terbuka kepada Bupati Pasuruan juga kepada ketua DPRD serta ke Gubernur juga Presiden terkait jika kondisi jalan tersebut masih belum direspon.

Harapannya tidak lain agar kondisi jalan tersebut bisa segera diperbaiki.

"Sebenarnya kita capek dalam menghadapi pemerintahan ini, tapi bagaimana lagi kita menyuarakan suara rakyat, jeritan rakyat kecil yang menjadi korban janji sang pemimpin rakyat, coba para pejabat sebentar saja merasakan seperti yang kita rasakan ini." Kata Ambon

"Kita juga muak dengan janji-janji bapak/ibu para pemimpin daerah, kita sering mendapatkan keluhan danjuga dampak yang kita rasakan bertahun-tahun lamanya. Tolong bapak Bupati lihat lah kami sebagai rakyat anda, kami juga berhak menagih hak kami kepada anda, sebagai masyarakat kita berhak juga merasakan ketenangan." Lanjut Ambon LSM Format

"Jika pemkab Pasuruan tidak mendengar keluhan dan jeritan kami, kami atas nama NGO dan masyarakat akan adakan demo," tutur Ambon..

Sumber :Jtn Media Network

Pewarta : Yazid/sofi.a

Editor : Apin

Sumber : JTN Media Network

JTN SUPORT BANK BRI An : PT.JATIM INTIPERKASA GLOBAL MEDIA, No. REK : 006501044064531

Post a Comment

No Spam,No SARA,No Eksploitasi
Komenlah yang berkualitas & berkelas

Previous Post Next Post

Contact Form