Dilihat 1 kali
PASURUAN – Respons cepat ditunjukkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Pasuruan dalam menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait dampak debu pascabanjir di wilayah Link Bokwedi, Kelurahan Blandongan, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan.
Tim BPBD langsung turun ke lapangan sesaat setelah menerima laporan warga. Penanganan dilakukan dengan penyemprotan material lumpur yang mengering di sepanjang Jalan Ir. H. Juanda, yang sebelumnya terdampak banjir dari aliran DAS Petung.
Kasi Kedaruratan BPBD Kota Pasuruan, Anang Sururin, menjelaskan bahwa banjir terakhir membawa material lumpur cukup tebal yang kemudian mengering dan menimbulkan debu, sehingga mengganggu kenyamanan warga.
“Akibat banjir terakhir di wilayah DAS Petung yang membawa material lumpur, BPBD dalam melayani masyarakat melakukan penyemprotan di Jalan Ir. H. Juanda. Hal ini semata untuk menjaga kenyamanan masyarakat sekitar,” ujarnya.
Meski akses Jalan Ir. H. Juanda saat ini ditutup sementara akibat proyek peningkatan Jembatan Bokwedi, aktivitas warga di jalur tersebut tetap tinggi. Jalan tersebut masih menjadi akses penting, terutama bagi anak-anak sekolah dan warga yang beraktivitas sehari-hari.
Warga Bokwedi pun mengapresiasi langkah cepat BPBD Kota Pasuruan dalam merespons keluhan mereka.
Upaya penyemprotan dinilai sangat membantu mengurangi debu yang sebelumnya cukup mengganggu, terutama saat cuaca panas dan kering.
“Terima kasih kepada BPBD yang sudah cepat tanggap. Walaupun jalan ditutup karena proyek jembatan, tapi tetap banyak dilalui warga, jadi penyemprotan ini sangat membantu,” ungkap Edy Sofyan, salah satu warga setempat.
Langkah sigap BPBD ini menjadi bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam merespons kebutuhan masyarakat, khususnya dalam kondisi pascabencana yang masih menyisakan dampak lingkungan. (SGL)
Provinsi-Kota-Kategori
PASURUAN




