BERANDA PENDIDIKAN KESEHATAN SOSIAL EKONOMI PERTANIAN PERKEBUNAN TENAGA KERJA HUKUM ORGANISASI OLAHRAGA JAWA TIMUR JAWA TIMUR UPDATE JAWA TENGAH JAWA BARAT LINTAS NUSANTARA JAKARTA
ANGGARDAYA DESKOBIS WISLAMIHER SETAPAK INFO INFO TIPS

Konsep Muslim Friendly, Ini Tampilan Baru KHAS Hotel Surabaya

Dilihat 0 kali



SURABAYA_JAWA TIMUR

jawatimurnews.com - Seiring berjalannya masa Pesonna Hotel Ampel Surabaya kepemilikan PT Pesonna Indonesia Jaya anak perusahaan PT. Pegadaian (Persero). Kini, resmi berganti rebranding menjadi KHAS Hotel Surabaya merupakan dari anak perusahaan PT Wijaya Karya atau WIKA (Persero) yang terletak di Jalan Benteng No. 1 Kota Surabaya.

Sales Manager KHAS Hotel Surabaya Ahmad Suroso memastikan (10/12) kemarin, sekarang pada KHAS Hotel Surabaya sudah banyak perubahan cukup signifikan. Sebelumnya, Pesonna Hotel Ampel Surabaya memang konsepnya Lifestyle dan Halal Konsep. Tetapi, saat ini perbedaan jika dibandingkan sebelumnya.

"Kita lebih memfokuskan konsep Halal Tourism, dan Millenial dalam pemasaran. Sehingga, nanti tidak lepas mengusung pada Hotel Indonesia Grup (HIG) yang sesuai arahan Pak Menteri BUMN. Maka dari itu, masing-masing daerah berubah brand (merek) menjadi KHAS Hotel," ujar Ahmad Suroso.

Beberapa 5 elemen dilakukan, lanjutnya, masing-masing KHAS Hotel juga memiliki oleh HIG. Seperti, segi aroma suasana hotel, dan lebih di tonjolkan lagi pada makanan sesuai daerah asal.

"Disini, kita (KHAS Hotel Surabaya) tersedia makanan yang berhubungan kearifan lokal. Seperti, makanan khas Lontong Balap, Tahu Campur, Semanggi, Rawon, maupun kita tersedia makanan khas timur tengah yakni, Nasi Kebuli, Nasi Briyani dan Nasi Mandhi," kata Mas Roy, sapaan akrab Ahmad Suroso.

Dia juga berharap, kedepannya KHAS Hotel Surabaya dalam naungan HIG akan terus meningkatkan kualitas dalam pelayanan. Kami harapkan, lebih dikenal, dan menjadi titik poin masyarakat luar, maupun dalam yang akan berkunjung ke Surabaya," tuturnya.

Oleh karena itu, sambungnya, dengan memberikan layanan juga menjaga norma kesopanan seperti, mengucapkan salam atau lebih khas memanggil pengunjung dengan `Cak dan Ning`.

"Yang jelas, kita komitmen membuat nyaman pengunjung saat akan menginap di KHAS Hotel Surabaya dengan fasilitas dan konsep interior room (kamar) sudah berubah lebih bagus," imbuh Suroso.

Sementara itu, Marketing Communication (Marcom) KHAS Hotel Surabaya, Nurul Fadilah menambahkan konsepnya adalah, `Muslim Friendly` atau Hotel Ramah Muslim. Sehingga, konsep itu mengusung dari pada Standar Operasional Prosedur (SOP) bagi pengunjung tidak di perbolehkan seperti akan halnya melakukan prostitusi.

Oleh sebab itu, pihaknya juga tidak menyediakan layanan service SPA. Itupun juga mentiadakan. Kami tidak menganjurkan tersebut," jelas Dila sapaan Nurul Fadilah.

Jika pengunjung mengabaikan SOP, maupun tanpa sepengetahuan pihak Hotel. Misalnya, nanti ada suatu penggerebekan dari pihak berwajib. Pastinya, kita tidak ada kaitannya, ataupun tidak bertanggung jawab.

"Pihak kami tidak bertanggung jawab, karena, lebih dari pada urusan pribadi mereka (pengunjung) seperti itu," pungkas Dila. 


(ynt)

Sumber : JTN Media Network

JTN SUPORT BANK BRI An : PT.JATIM INTIPERKASA GLOBAL MEDIA, No. REK : 006501044064531

Post a Comment

No Spam,No SARA,No Eksploitasi
Komenlah yang berkualitas & berkelas

Previous Post Next Post

Contact Form