-->
Pasang Iklan/Promo/Launching Produk/Langganan Pemberitaan/Realease/Press Conference/100 Berita Peristiwa Ter Update Setiap hari



Loading

Torehkan Prestasi, Siswa SMK PGRI 1 Surabaya Raih Juara LKS Wilker 1 Jawa Timur

- Friday, January 21, 2022
Dilihat 0 x

 




LIPUTAN KHUSUS

SURABAYA_JAWATIMUR

JAWATIMURNEWS.COM - Para siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)  Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) 1 Surabaya menorehkan hasil prestasi cukup membanggakan. Bukan tanpa alasan, prestasi yang diraihnya itu memenangkan dalam ajang Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Wilayah Kerja (Wilker) 1 Jawa Timur tahun 2022.

Adapun siswa SMK PGRI 1 Surabaya meraih prestasi masing-masing adalah, ananda Anang Witco Putra, jurusan Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM) 1, siswa kelas XII meraih juara 2 Bidang Motorcycle Repair And Maintenance pada LKS Wilker 1 Jawa Timur 2022  yang diadakan di SMKN 1 Tambelang, Sampang, Madura.

Kemudian, prestasi juara Harapan 2 Bidang Industrial Control dalam LKS Wilker 1 Jawa Timur tahun 2022 oleh ananda Muhammad Abu Amar Al-Qhosimi siswa kelas XII jurusan TEKNIK INSTALASI TENAGA LISTRIK (TITL) 2, yang diadakan di SMKN 1 Cerme Gresik.

Selanjutnya, ananda Facrun Nur Rosyid siswa kelas XII jurusan Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO), Bidang Auto Mobil Technology juga berprestasi Peringkat 9 pada LKS Wilker 1 Jawa Timur tahun 2022 diadakan pada SMKN 2 Surabaya.

Demikian, untuk ananda Irfan Prasetyo siswa kelas XII TPm 1 meraih prestasi peringkat 13 Bidang Mechanical Engineering CAD pada LKS Wilker 1 Jawa Timur tahun 2022 yang diadakan di SMKN 5 Surabaya.

Hingga, Bidang CNC Turning diraih prestasi peringkat 7 oleh ananda Muhammad Naufal Abdillah siswa kelas XII TPm 1, diadakan di SMKN 7 Surabaya.

Sementara itu, Kepala Sekolah (Kepsek) SMK PGRI 1 Surabaya, Dra. Dwitanti Nuzululliana, M.M., menyampaikan dalam prestasi juara yang diraih oleh para siswa itu tidak lepas dari para guru yang selama ini membimbing dan mensupportnya.

Kegiatan ini, menurutnya, diadakan pada 11 sampai 13 Januari 2022, kemarin dengan diikuti sebanyak 38 SMK Negeri dan SMK Swasta se Wilker 1 Jawa Timur yaitu meliputi, Kota Surabaya, Kabupaten Gresik, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Tuban, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Bojonegoro, serta wilayah Madura, adalah Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Sampang, Kabupaten Sumenep, serta Kabupaten Pamekasan.

"Ini merupakan suatu proses dari para siswa telah meraih prestasi juara. Karena, kami terus berkomitmen untuk terus kembangkan potensi anak-anak agar dapat meraih juara lebih tinggi, serta nantinya setelah kelulusan dapat nilai memuaskan yang bertujuan dapat bekerja, maupun meneruskan jenjang pendidikan lebih tinggi kuliah," kata Dra. Dwitanti saat diwawancarai, Jum'at (21/1/2022). 

Oleh karenanya, disampaikan kembali, dalam suatu memperoleh tingkat prestasi juara harus didukung dari guru pembimbing, wali murid, dan semuanya.

"Intinya kita kompak turut mencerdaskan, mengembangkan potensi anak-anak guna kedepan lebih bermanfaat dan bermartabat. Sesuai slogan kami, saat bertanding lebih Ngosek, Ngeyel, Gak Mau Kalah, dan Wani Juara," ucap Dwitanti, sapaan akrab Tanti ini.

Saat kompetensi itu, Tanti menyebut, sebelumnya diberikan bekal materi pada anak-anak supaya semuanya sudah tersiapkan yang mencakup untuk menghadapi kegiatan LKS Wilker 1 Jawa Timur tahun 2022 ini.

"Jadi, kami semua termaksimalkan secara khusus dalam pemberian bekal materi kepada siswa. Kita juga datangkan guru dari masing-masing industri sesuai pada jurusan mereka (siswa-red)," tuturnya.

Lebih lanjut kata Tanti, untuk mental anak harus benar-benar maksimal dan pada akhirnya mampu meraih juara. Maka, ini perlu harus diterapkan oleh masing-masing guru pembimbing. Sehingga, antara mental dan materi harus saling bersama.

"Kami berharap, tidak hanya anak-anak yang menjadi mentor masing-masing kompetensi keahlian ini bisa meraih prestasi juara berhasil semua. Tetapi, dari para anak-anak lainnya pun untuk terus mempelajari materi yang diberikan dari guru pembimbing. Karena itu, akan berguna bagi dirinya saat lulus sekolah dapat di terima pada industri itu," pintanya.

Peran guru, Tanti menambahkan, tugasnya tidak hanya mengajar murid-muridnya. Tetapi, harus bisa mampu menerapkan mengajar karakter, dan mata pelajaran (Mapel) nya, serta yang terakhir mengarahkan siswa. 


"Kita itu sekolah Vokasi. Artinya, suatu pendidikan pada jenjang lebih tinggi dengan tujuan untuk mempersiapkan tenaga dapat menetapkan keahlian, ataupun ketrampilan sesuai bidangnya, hingga anak-anak nanti siap kerja, bahkan mampu bersaing secara global," pungkasnya.


Sumber : Jtn Media Network

(ynt/vn/*)

 

Start typing and press Enter to search

a