-->
Pasang Iklan/Promo/Launching Produk/Langganan Pemberitaan/Realease/Press Conference/100 Berita Peristiwa Ter Update Setiap hari







Loading

Proses Pemindangan ikan cakalang menurut Haji M.Shodi

- Saturday, February 12, 2022
Dilihat 0 x

 


DESKOBIS ( Desk Ekonomi Bisnis)

PASURUAN_JAWA TIMUR

JAWATIMURNEWS.COM - Dijelaskan M.Shidiq, proses pemindangan ikan harus dimulai dari Penyiangan dan Pencucian. Ikan yang akan digunakan sebaiknya dikelompokkan terlebih dahulu berdasarkan jenis, ukuran dan tingkat kesegarannya.Kemudian ikan disiangi dengan cara membuang sisik, sirip, insang, isi perut dan kotoran lain. Ikan berukuran sedang cukup disiangi tanpa dibelah, sedangkan ikan berukuran kecil tidak perlu disiangi, cukup dicuci."kata M.Shodiq Saat ditemui di rumahnya, Sabtu 12 Febuari 2022.

Setelah ikan disiangi dan dicuci sampai bersih, ikan segera disusun secara teratur dalam periuk, wadah, kotak. Diupayakan agar ikan yang disusun dalam satu wadah mempunyai ukuran yang relatif seragam, agar diperoleh ikan pindang dengan mutu dan rasa yang seragam pula.


Setelah ditata, hal penting yang harus diketahui adalah wadah. Dimana wadah yang digunakan untuk membuat ikan pindang adalah periuk yang terbuat dari tanah liat atau alumunium. Sebab wadah semacam ini dapat menetralisasi panas secara merata ke seluruh bagian.

Proses selanjutnya adalah penggaraman. Garam yang digunakan dalam proses pemindangan berfungsi untuk memberikan rasa gurih pada ikan, menurunkan kadar cairan di dalam tubuh ikan dan mencegah atau menghambat pertumbuhan bakteri pembusuk maupun organisme lain

Proses penggaraman ikan pindang dengan menggunakan larutan garam dapat dilakukan dengan cepat, yakni cukup derngan menuangkan larutan garam pada susunan ikan yang ada dalam wadah.

Setelah proses penyusunan dan penggaraman ikan selesai dilakukan, wadah segera ditutup dengan alat penutup yang dilengkapi dengan pemberat. Kemudian dilanjutkan dengan perebusan hingga ikan masak. Bisa menggunakan kayu bakar atau minyak tanah sebagai sumber panas.

Dan terakhir adalah penyimpanan produk hasil pemindangan. Wadah ikan hasil pemindangan harus ditutup sebaik mungkin agar tidak terkena debu. 



Ikan hasil pemindangan tidak boleh diletakkan di dalam ruangan yang lembab atau basah, karena hal ini dapat meningkatkan aktivitas bakteri ataupun mikroorganisme lain dan dengan demikian menurunkan kualitas ikan pindang. “Harus kering biar ikan siap diambil dan dijual,” tutupnya.


Sumber : Jtn Media Network 

(Ferry/shl)

 

Start typing and press Enter to search

a