-->
Pasang Iklan/Promo/Launching Produk/Langganan Pemberitaan/Realease/Press Conference/100 Berita Peristiwa Ter Update Setiap hari



Loading

"LSM Gerah " Proyek Siluman Bronjong Kaliwelang Semare Pasuruan Gagal Konstruksi "

- Saturday, September 10, 2022
Dilihat 0 x




PASURUAN_JAWATIMUR

JAWATIMURNEWS.COM



Pemasangan bronjong di Kaliwelang desa Semare, kecamatan kraton, kabupaten Pasuruan,diduga proyek siluman yang gagal Konstruksi .  Bronjong yang terpasang ambrol saat aktifitas pekerja sedang berlangsung beberapa hari lalu dapat sorotan dari Lembaga Swadaya Masyarakat  Generasi Rakyat Hebat (GERAH). Sabtu (10/09/2022).

 

Ketika tim melihat pekerjaan dilokasi dan bertanya ke pekerja dimana konsultan dan pelaksana, dari kejauhan salah satu pekerja berteriak  mengatakan disini tidak ada konsultan - konsultan, semua pekerja, " sautnya dari kejauhan. 



Dari hasil investigasi di lapangan  bersama Ketua DPP LSM GERAH, ambrolnya pemasangan Bronjong tersebut diduga kuat karena secara teknis pemasangan susunan Bronjong, pemasangan Bronjong di kerjakan dengan cara menumpuk dari atas kebawah . Jelas Jim  sapaan akrabnya. Sabtu, [10/09/22]



Sambung Jim,  selayaknya metode pelaksanaan kontruksi pemasangan Bronjong sebagai penahan tebing dengan sistim bershaf atau bertangga, pada posisi itu juga Bronjong yang paling bawah selayaknya di pasang pancang / Dolken bambu atau kayu . Namun metode pelaksanaan tersebut tidak dilakukan oleh pelaksana proyek, bahkan saya bingung proyek Bronjong Kali Welang ini milik siapa dan Satuan Kerja dari Dinas mana ? " Ungkap Jim 


Bila memang benar anggaran pekerjaan Bronjong penahan tebing tersebut yang didanai uang rakyat, maka jelas sekali ada dugaan kerugian negara yang sangat besar dan siapapun pemilik proyek tersebut wajib berkoordinasi mulai tingkat kelurahan, kecamatan maupun stake holder yang terkait. Namun sampai berita ini di turunkan  pihak dari kelurahan, kecamatan Polsek maupun Koramil setempat tidak ada yang tahu.


Masih Jim, seperti kita ketahui dalam proses awal dugaan matrial (kawat bronjong)  yang seharusnya memakai Bronjong anyaman  produksi pabrikan namun fakta dilapangan kawat bronjong tersebut dianyam dengan cara manual  memakai kawat yang dikerjakan secara manual, dari situ kita pertanyakan  kualitas dan kwantitas kawat Bronjong tersebut  maksimal kah untuk menahan beban batu yang terdapat didalamnya". Tambah Jim



Metode pemasangan bronjong itu sendiri diduga kurang benar karena sebelum pemasangan biasanya terlebih dahulu melakukan pemasangan kisdam dan di pasang cerucuk. Sangat disayangkan pekerjaan tersebut karena tidak jelas asal anggaran dan sumber pekerjaannya layak proyek tersebut disebut proyek siluman" Tutupnya

Sumber_Jtn Media Network

(Tim)


 

Start typing and press Enter to search

a