BERANDA PENDIDIKAN KESEHATAN SOSIAL EKONOMI PERTANIAN PERKEBUNAN TENAGA KERJA HUKUM ORGANISASI OLAHRAGA JAWA TIMUR JAWA TIMUR UPDATE JAWA TENGAH JAWA BARAT LINTAS NUSANTARA JAKARTA
ANGGARDAYA DESKOBIS WISLAMIHER SETAPAK INFO INFO TIPS

Banjir Sampang Meluluhlantakan Sejumlah Bangunan Pinggir Jalan Raya Nasional

Dilihat 0 kali

 

Caption Foto : (Tembok sebelah timur SPBU Desa Panyepen roboh karena diterjang banjir)

JAWATIMURNEWS.COM |   Senin  (18/3/2024)
SAMPANG_JAWA TIMUR,- 
Intensitas hujan yang cukup tinggi di wilayah bagian Utara Kecamatan Tambelangan dan sekitarnya pada Selasa (12/3) berakibat banjir merendam sejumlah Desa di wilayah Kecamatan Jrengik, Sampang Madura.

Saat banjir ,kali nyiburan tidak mampu menampung debit air sehingga luapan sungai meluber ke permukiman warga dan meluas ke Desa Majangan bahkan banjir meluas ke akses Jalan Nasional Jrengik Sampang.

Bahkan pada saat banjir tersebut arus lalu lintas Jalan Nasional dari arah Sampang menuju arah Surabaya lumpuh total akibat banjir.

Akibat banjir bandang tersebut sejumlah bangunan yang berada di pinggir Jalan Raya Nasional Jrengik Sampang roboh, termasuk tembok SPBU Desa Panyepen roboh.Selain itu, bangunan samping depan Rumah Makan (RM) Kembali Lagi tanahnya ikut tergerus dan bangunannya hampir roboh .

Tak hanya bangunan itu, salah satu bangunan bengkel sepeda motor yang berada di sebelah timur samping SPBU Desa Panyepen ikut hanyut karena derasnya banjir bandang yang menghantam Daerah Wilayah Kecamatan Jrengik.

Hodri (38 th) pemilik bengkel sepeda motor mengatakan, banjir kali ini sangat besar, ditambah arus air sangat deras sehingga bangunan bengkelnya terbawa arus banjir.

" Seisi bengkel termasuk bangunan hanyut di terjang banjir bandang, bahkan bangunan dan seisinya terbawa arus banjir, dan beruntung kompresor masih bisa di selamatkan ," ungkapnya.

Hodri menambahkan, kerugian yang diderita pada saat banjir bandang di perkirakan hampir Rp 27.000.000 juta.

" Ya kerugian akibat musibah banjir bandang itu diperkirakan sekitar Rp 27.000.000," ungkap Hodri, Senin (18/3/2024).



Sama apa yang dikatakan Muhammad pemilik bangunan yang hampir roboh, pihaknya pada saat banjir tidak ada di tempat, pada saat itu pihaknya sedang mengantar anaknya ke Surabaya.

" Setelah pulang ke Madura, bangunan yang ada di depan samping restorannya sudah miring dan hampir roboh, tak hanya itu tanah di depan restoran tergerus dan terbawa arus banjir ," ujarnya.

(Zahrudin)

Pewarta  :   Zahudin
Editor      :   Kemal | Red
Penulis   :   Susmono Ramsus
| JTN RILIS UP BIRO PEMALANG |


Sumber : JTN Media Network

JTN SUPORT BANK BRI An : PT.JATIM INTIPERKASA GLOBAL MEDIA, No. REK : 006501044064531

Post a Comment

No Spam,No SARA,No Eksploitasi
Komenlah yang berkualitas & berkelas

Previous Post Next Post

Contact Form