JAWATIMURNEWS.COM || NGANJUK - Warga Desa Banaran Kecamatan Pace Kabupaten Nganjuk Jawa Timur mengeluh dengan kondisi jalan yang rusak parah.
Kerusakan jalan tersebut hingga kini belum ada perhatian secara serius dari Pemkab Nganjuk, walaupun kondisi jalan sudah lama rusak parah.
Kondisi kerusakan jalan yang paling parah tepatnya di jalur Desa Banaran arah Desa Kenep, padahal jalan tersebut satu satunya yang sering dilewati sebagai akses anak sekolah maupun warga sekitar.
Kerusakan jalan yang menuju SMP 2 Banaran sekitar 350 meter hampir tidak bisa dilalui, sebab kerusakannya sudah sangat parah dan pengguna jalan banyak yang menjadi korban jatuh.
Sugiono (45 th) warga setempat menuturkan, jalan ini sudah lama rusak parah, bahkan kerusakan jalan ini sudah sering memakan korban jatuh hingga harus dibawa ke Puskesmas.
" Seharusnya Pemkab Nganjuk harus lebih peka terhadap kondisi jalan yang rusak, bukan hanya diam tanpa ada perhatian, padahal kerusakan jalan ini banyak memakan korban jatuh, terutama pemotor yang sering jatuh akibat rusaknya jalan," tuturnya, Minggu (21/9/2025).
Menanggapi pengaduan dari warga Ali selaku Kepala Desa Banaran mengiyakan dengan kondisi kerusakan jalan itu, memang jalan itu sudah lama rusak parah dan cukup mengkhawatirkan bagi pengguna jalan.
" Dan Pemdes Banaran sudah mengusulkan lewat Musrenbang di Kecamatan hampir 3 kali, namun hingga kini belum ada perhatian dari Pemkab Nganjuk," ujarnya.
Perlu diketahui ,apabila kondisi jalan rusak tersebut tidak segera di perbaiki, warga mengancam akan melakukan menanam pohon pisang di jalan sebagai bentuk protes ke Pemkab Nganjuk.(BONIMAN), [Rilis Up JTN]





