-->
Pasang Iklan/Promo/Launching Produk/Langganan Pemberitaan/Realease/Press Conference/100 Berita Peristiwa Ter Update Setiap hari





Loading

Tunjang Nakes Kompeten, RSUD Dr Iskak Gelar Pelatihan Penanganan Cuci Darah

- November 01, 2021



TULUNGAGUNG - Demi menunjang layanan maksimal Hemodialisa (proses pembersihan darah dari zat-zat sampah, melalui proses penyaringan di luar tubuh), Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Iskak Kabupaten Tulungagung menggelar In House Training atau pelatihan bagi perawat terkait penanganan cuci darah.

Pelatihan tersebut di selenggarakan dengan sejalan penambahan alat Hemodialisa baru di bulan Oktober 2021, lalu.

"Dengan adanya penambahan mesin hemodialisa baru ini otomatis dapat menunjang kebutuhan sumber daya manusia (SDM) akan bertambah.

Untuk itu management mengadakan kegiatan In House Training dengan memberi bekal pelatihan dan dapat menyiapkan perawat agar dapat memaksimalkan layanan terhadap pasien disini.

Saat ini kami sudah memiliki alat baru, dan para pasien yang mengantre Hemodialisa juga cukup banyak. Bahkan, di tunjang para tenaga kesehatan (nakes) juga lebih kompeten terkait memberikan pelayanan," jelas Wakil Direktur Pelayanan (Wadiryan) RSUD Dr. Iskak, dr. Zuhrotul Aini Sp.A, Senin (1/11/2021).

Gelaran pelatihan ini, dikatakan kembali, telah diikuti 12 perawat baru. Nantinya, ditugaskan ke bagian Instalasi Hemodialisis. Sehingga, jumlah perawat akan menyesuaikan jumlah ketersediaan alat hemodialisa yang ada.

"Jadi, total alat kami sebanyak 35 unit mesin. Yang mampu bila mengalami peningkatan dapat mencakup kebutuhan perawat sekitar 12 orang. Dan totalnya, di bagian instalasi hemodialisis sebanyak 25 orang," papar Aini.

Dalam pelatihan ini, Aini berujar, ada berbagai macam materi yang terpaparkan kepada para peserta. Diantaranya, memahami kebijakan dan alur pelayanan hemodialisa, mengetahui penyakit ginjal kronik, mengetahui komplikasi intrahemodialisis, hingga manajemen risiko dan keselamatan pasien di unit hemodialisa.

Sehingga, sambungnya, para peserta juga tidak hanya mendapat materi teori, tetapi memperoleh materi tambahan yaitu, diskusi, demonstrasi, maupun diskusi persoalan mengenai hemodialisa.

"Kami harapkan, setelah diadakan pelatihan kedepannya ada peningkatan kompetensi dari perawat, serta pelayanan Hemodialisa akan bertambah optimal," tuturnya.

Sekedar informasi, saat ini di RSUD Dr. Iskak Kabupaten Tulungagung telah memiliki sebanyak 270 pasien yang membutuhkan layanan hemodialisa.

Maka itu, akan bertambahnya alat baru di Instalasi hemodialisis, pihaknya berharap dari 270 pasien kedepan dapat melayani masyarakat dengan lebih baik maupun pasien juga terbagi dalam 3 (tiga) shif pelayanan. (vn*)

 

Start typing and press Enter to search