-->
Pasang Iklan/Promo/Launching Produk/Langganan Pemberitaan/Realease/Press Conference/100 Berita Peristiwa Ter Update Setiap hari



Loading

Koordinator GARABB Minta Tidak Usah Tanggapi Komentar Negatif Netizen Terkait Aksi Festival Demo

- Saturday, December 25, 2021
Dilihat 0 x



BANYUWANGI_JAWA TIMUR 

jawatimurnews.com - Koordinator umum Gerakan Rakyat Banyuwangi Bersatu (GARABB) Bondan Madani, meminta kepada rekan-rekannya untuk tidak menanggapi komentar negatif bernada mencibir maupun menghujat warganet berkaitan dengan aksi yang telah dilakukan.

Sekarang, fokusnya mengenai perkembangan terbaru gugatan Citizen Law Suit (gugatan warga negara) yang dilakukan oleh Tim 5 KAMI (Kaukus Advokat Muda Indonesia) atas penyerahan sepihak 1/3 kawasan gunung Ijen ke Kabupaten Bondowoso oleh Bupati Banyuwangi.

Pasalnya dalam pemberitaan media menjelaskan bahwa menyangkut kepastian perihal putusan sela, eksepsi baik tentang kompetensi absolut maupun relatif yang diajukan oleh masing-masing kuasa hukum dari Bupati Banyuwangi selaku tergugat dan Bupati Bondowoso sebagai turut tergugat I ditolak oleh majelis hakim meskipun pemberitahuannya disampaikan melalui E-Court.

Bondan sendiri menyambut gembira mendengar kabar baik tersebut, berarti perjuangan yang dilakukan oleh orang-orang yang masih peduli terhadap Banyuwangi khususnya Kawah Ijen tidak sia-sia.

“Alhamdulillah ya Allah, dengan ini setidaknya ada titik terang. Meskipun perjuangan masih panjang, namun kami optimistis jika kawah Ijen akan menjadi milik Banyuwangi seutuhnya. Tak lupa kami ucapkan terimakasih banyak kepada Tim 5 KAMI yang telah berjuang hingga sejauh ini. Semoga selalu diberikan kesehatan agar apa yang menjadi tujuan bersama bisa benar-benar terwujud,” Ungkap Bondan Madani kepada awak media, Kamis (23/12/2021).

Soal agenda sidang pembuktian pada hari Rabu, 29 Desember 2021, pihaknya sedang mendiskusikan dengan seluruh anggota dan akan segera berkomunikasi maupun berkordinasi kepada pihak tim 5 KAMI.

“Kami akan segera melakukan rapat dengan anggota dan berkonsultasi dengan pembina serta penasehat GARABB guna membicarakan perkembangan terbaru terkait Ijen. Kami juga akan berkoordinasi dengan tim 5 KAMI, apakah pada saat sidang kami dari GARABB orasi di depan Pengadilan Negeri atau kami cukup gelar tandatangan dan lain sebagainya perlu dikomunikasikan,”imbuhnya.

Aktivis asal Bakungan ini mengaku siap jika memang dibutuhkan untuk menyuarakan kebenaran mengenai keputusan sepihak orang nomor satu di Banyuwangi terkait icon kebanggaan yang dibagikan tanpa berpikir panjang.

“Yang terpenting kawah Ijen kembali kepelukan Banyuwangi, dan Bupati Ipuk Fiestiandani harus meminta maaf secara terbuka dihadapan media kepada masyarakat Banyuwangi akibat dari keteledorannya yang kami anggap meresahkan.” Pungkas Bondan.

(Aji)

 

Start typing and press Enter to search

a