Dilihat 1 kali
SURABAYA – Upaya menciptakan situasi yang aman dan kondusif terus dilakukan Koramil 0830-20/Wonocolo. Pada Senin malam (15/9), jajaran Koramil bersama sejumlah organisasi masyarakat menggelar patroli gabungan di berbagai titik rawan sekaligus objek vital di wilayah binaan.
Kegiatan dipimpin oleh Batuud Koramil 0830-20/Wonocolo, Peltu Sugianto, dengan didampingi tiga personel, yakni Serda Sigit H, Serda Bayu S, dan Koptu Zainul A. Dalam patroli tersebut, Koramil menggandeng Banser, Pemuda Pancasila (PP), PPM, dan Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan Indonesia (FKPPI).
Sasaran patroli malam hari itu cukup strategis. Rombongan menyusuri pos siskamling di area Jetis Wetan RW 001 Margorejo, memantau kondisi di Jalan Jemur Andayani Siwalankerto, hingga melakukan pengecekan keamanan di kediaman Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak serta kediaman Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.
Peltu Sugianto menegaskan bahwa patroli gabungan ini merupakan wujud nyata sinergitas antara TNI, ormas, dan masyarakat. “Keamanan bukan hanya tugas aparat, tetapi menjadi tanggung jawab kita bersama.
Dengan kebersamaan, wilayah kita akan semakin kuat dan kondusif,” tegasnya.
Selain untuk mencegah potensi gangguan kamtibmas, kegiatan ini juga menjadi wadah mempererat silaturahmi antara aparat kewilayahan dengan elemen masyarakat. Para peserta patroli mengedepankan pendekatan persuasif, memberikan imbauan kepada warga agar tetap menjaga keamanan lingkungan, serta mengaktifkan kembali ronda malam atau siskamling
Patroli yang berlangsung hingga larut malam ini berjalan tertib dan mendapat apresiasi dari masyarakat setempat. Kehadiran aparat TNI bersama ormas di lapangan disebut mampu meningkatkan rasa aman warga, terlebih di kawasan yang menjadi pusat aktivitas publik maupun rumah jabatan pejabat penting Jawa Timur.
“Sinergitas ini akan terus kami tingkatkan agar masyarakat merasa nyaman, aman, dan terlindungi.
Kami siap mendukung tugas pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas keamanan di Surabaya,” tambah Peltu Sugianto.
Dengan adanya patroli bersama ini, diharapkan potensi kerawanan dapat diminimalisir sejak dini, sekaligus memperkuat semangat gotong royong antara aparat kewilayahan, ormas, dan masyarakat dalam menciptakan Kota Surabaya yang aman dan damai.(Viprianto/Jtn)




