JTN |

Tiga Kapolda Tidak Terlibat Kasus Sambo




JAKARTA

JAWATIMURNEWS.COM


Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan pihaknya telah menelusuri informasi dugaan keterlibatan tiga Kapolda terkait skenario Ferdy Sambo di kasus pembunuhan Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J). Hal ini disampaikan Kapolri dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jumat (30/9/2022).


"Terkait dengan keterlibatan tiga Kapolda di kasus FS, tim Propam, tim Irsus sudah memeriksa, dan sampai saat ini, kesimpulannya tidak ada keterkaitan dengan skenario kasus FS," jelasnya Jenderal Listyo Sigit Prabowo. 



"Ini supaya menjadi jelas, supaya tidak menjadi polemik," tuturnya.


Sekedar informasi, sebelumnya sempat beredar kabar keterlibatan tiga Kapolda dalam kasus obstruction of justice penanganan perkara pembunuhan Brigadir J. Ketiga kapolda itu dikabarkan membantu menyebarkan cerita pembunuhan Brigadir Yosua versi Ferdy Sambo.

Sumber_Jtn Media Network


   (isw/Humas)


Share:

Jum'at Berkah ! Orang-Orang biasa Berbagi Nasi Kotak di hari Luar biasa



MALANG_ JAWA TIMUR

JAWATIMURNEWS.COM


Jumat adalah Hari istimewa bagi semua muslim dan banyak amalan yang bisa dilakukan bagi setiap muslim,salahsatu bersedekah.

Karena Jumat adalah hari istimewa sekaligus berkah maka di hari jumat ( 30 / 09 / 2022 ) Orang - orang dari berbagai latar belakang pekerjaan swasta yang tergabung dalam suatu Grub Whatsapp  bersama sama patungan untuk membuat nasi bungkus atau nasi kotak untuk berbagi dengan sesama.

menurut salahseorang dari mereka menjelaskan
berbagi Nasi Kotak yang di bagikan hasil patungan seikhlasnya dari 6 orang

adapun jumlah patungan yang sebesar 147 ribu tersebut di belanjakan bahan-bahan dan salahseorang daei mereka yang memasaknya  untuk di buat Nasi Kotak

Bunda Tamah, yang bagian memasak  sekaligus yang ikut membagikan keliling ke jalan , mengatakan kepada kami bahwa jumlah Nasi yang di buat jumat hari ini sebanyak 90 Nasi Kotak

Dalam pembagian Nasi kotak jumat ini Bunda Tamah di Bonceng dengan berkeliling di jalan raya dengan menghampiri  Supeltas,Ojek Online dan para sopir angkot serta petugas kebersihan yang berada di tepi jalan  yang di lalui mereka.

Rute pertama menurut Bunda Tamah dengan membawa 37 Nasi Kotak di bagikan mulai dari klayatan Gang 3 ke pertigaan kebonsari sampai ke perempatan Gadang dan habis di Gadang Gang 4

"Setelah habis, kami berdua mengambil lagi ke kontrakan saya sejumlah 36 kotak dan kami bagikan dari arah pertigaan Bakalan ke arah mulyorejo,Bandulan sampai ke Daerah Dieng dan habis di jalan Langsep"

Dalam Pantaun di Lapangan para supeltas ataupun orang-orang yang menerima  Nasi Kotak terlihat bahagia dan tak lupa ada mengucapkan terima kasih ataupun "berkah nggih Bu "

Mar  ketika Di hubungi Via Whatsapp "Berbagi sesuatu di semua hari baik, seperti Nasi Bungkus atau kotak ,namun saya pribadi mewajibkan diri khusus untuk  sedekah di hari Jumat " Ujarnya

"Semoga ke depan dalam berbagi Nasi Kotak setiap jumat banyak yang ikut d serta..Aamiin " Tambahnya

Di tempat lain ketika kami hubungi Via Whatssapp juga, Bunda Sum, salahsatu Donatur mengatkan kepada kami "ikut serta dalam berbagai kegiatan sosial saya sangat senang dan sudah dari dulu,dengan tujuan untuk bekal saya di akhirat sana, semoga kegiatan berbagi nasi jumat berkah semakin banyak yang antusias yng ikut..Aamiin " harapanya (Lestari)

(Fadhil Jtn)

Share:

13 Anggota Polri Mendapatkan Kenaikan Pangkat, Ini Daftarnya




JAKARTA

JAWATIMURNEWS.COM


Sejumlah perwira tinggi (pati) Polri mendapatkan kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi. Berdasarkan surat telegram STR/722/IX/KEP/2022, sebanyak 13 pati Polri mendapatkan kenaikan pangkat baik dari Komisaris Besar (Kombes) ke Brigadir Jenderal (Brigjen) maupun Brigjen ke Inspektur Jenderal (Irjen).


Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo membenarkan perihal 13 anggota Polri yang mendapatkan kenaikan pangkat. Ia menuturkan, upacara kenaikan pangkat akan dilaksanakan pada hari ini, Jumat, 30 September 2022 di Rupattama Mabes Polri.


"Upacara kenaikan pangkat akan dilaksanakan hari ini," kata Dedi dalam keterangan tertulisnya.


Dalam TR tersebut, sebanyak 5 pati Polri dari Brigjen naik pangkat menjadi Irjen. Sementara 8 lainnya naik pangkat dari Kombes menjadi Brigjen.


Lima pati Polri yang naik pangkat dari Brigjen ke Irjen yakni Irjen Pol Rudi Pranoto yang menjabat sebagai Widyaiswara Utama Sespim Lemdiklat Polri. Lalu ada Irjen Pol Darmawan yang menjabat sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama TK I Sespim Lemdiklat Polri. 


Selanjutnya ada Irjen Pol Gusti Ketut Gunawa jabatan Pati Polri (Penugasan pada Lemhanas RI). Kemudian Irjen Pol Agus Nugroho jabatan Pati Polri (Penugasan pada BPOM RI). Kelima Irjen Pol Amos Wau jabatan Pati Polri (Penugasan pada Lemhanas RI).



Adapun 8 pati Polri yang naik pangkat dari Kombes ke Brigjen yakni Brigjen Pol Giri Purwanto jabatan Karotekom Divisi TIK Polri. Brigjen Pol Singgamata jabatan Pati Korlantas Polri (Penugasan pada IPDN).


Brigjen Pol John Carles Edison Nababan yang menjabat sebagai Pati Ditreskrimsus Polda Sumut (Penugasan pada IPDN). Selanjutnya Brigjen Pol Harseno jabatan Pati Baintelkam Polri (Penugasan pada BIN).


Keenam ada Brigjen Pol Ruddi Setiawan jabatan Pati Ditresnarkoba Polda Aceh (Penugasan pada BNN). Kemudian Brigjen Pol Tubagus Ami Prindani jabatan Direktur Pencegahan Densus 88 Antiteror Polri. Delapan ada Brigjen Pol Mahmud Nazly Harahap jabatan Pati Baintelkam Polri (Penugasan pada BIN).

Sumber_Jtn Media Network

   (Humas)


Share:

Lestarikan Budaya Polres Ponorogo Beri Pelatihan Reog kepada Anak - anak Tunanetra



PONOROGO_ JAWA TIMUR

JAWATIMURNEWS.COM


Bukan hanya Polisi sebagai sahabat anak yang biasanya memberikan edukasi mengenai keselamatan berlalu lintas, bahaya narkoba, dan pencegahan kenakalan remaja, yang dilakukan oleh Polres Ponorogo.


Namun hal berbeda juga dilakukan oleh Satlantas Polres Ponorogo kepada anak-anak sebagai wujud kepedulian dalam melestarikan seni dan budaya di kota reog ini.


Salah satu bentuk kepedulian itu, anggota Satlantas Polres Ponorogo memberikan pelatihan kesenian Reog kepada anak-anak dari Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Tuna Netra Ponorogo di Jl. Ukel gg ll No. 7 Kel. Kertosari Kec. Babadan.


Hal ini dilakukan dalam upaya menjaga kelestarian budaya Indonesia khususnya di Kabupaten Ponorogo.



Kasatlantas Polres Ponorogo AKP Ayip Rizal bersama Drs. Imam Fauzan menyaksikan langsung pelatihan yang diberikan oleh Briptu Luhur Ainul Fikri kepada 15 peserta anak-anak dari LKS Tuna Netra.


“Pelatihan diberikan kepada anak-anak bagaimana memainkan alat-alat musik reog mulai dari, kendang, gong, kenong, sompret, angklung, ketipung dengan alat peraga seperti dadak merak dan pentulan,” ujar AKP Ayip Rizal,Kamis (29/9/22)


Kasatlantas menambahkan bahwa pelatihan kesenian Reog Ponorogo ini sudah berlangsung selama 5 bulan.


“Kegiatan pelatihan terhadap anak-anak LKS Tuna Netra rutin dilakukan setiap hari Jumat mulai pukul 15.00 wib sampai selesai,” tambah AKP Ayip Rizal.



Sementara itu dikonfirmasi terpisah, Kapolres Ponorogo AKBP Catur Wibowo mengungkapkan bahwa pihaknya mengapresiasi kegiatan yang sudah dilaksanakan oleh anggotanya tersebut.


"Selain melaksanakan tugas sehari - hari sebagai anggota Satlantas, Briptu Luhur juga memberikan pelatihan seni Reog kepada anak - anak yang notabene menyandang disabilitas untuk melestarikan budaya lokal yaitu seni Reog," ujar AKBP Catur.


Kapolres Ponorogo ini berharap dengan adanya kegiatan pelatihan kesenian reog Ponorogo tersebut dapat terus menjaga budaya bangsa Indonesia.

Sumber_Jtn Media Network

  ( Hms)

Share:

Kapolres Pasuruan Kota Pimpin Serah Terima Jabatan Kasat Samapta dan Kapolsek Grati



PASURUAN_JAWA TIMUR

JAWATIMURNEWS.COM


Untuk mengisi kekosongan jabatan pada Polsek Grati dikarenakan AKP Wilang Langsung SH. yang telah memasuki masa pensiun pada bulan September 2022 maka Polres Pasuruan Kota melaksanakan kegiatan Upacara serah terima jabatan Kasat Samapta dan Kapolsek Grati bertempat di Aula Sanika Satyawada Polres Pasuruan Kota. Kamis (29/9/2022).


Kapolsek Grati yang telah memasuki masa pensiun digantikan oleh AKP Yudi Prasetyo, SH. sedangkan jabatan Kasat Samapta diisi oleh IPTU Kokoh Rahmadi, SH.


Kapolres Pasuruan Kota AKBP R.M Jauhari S.H S.I.K M.SI menyampaikan, sejumlah pesan dan wejangan dalam sambutannya.



“Serah terima jabatan ini merupakan rangkaian dari mutasi beberapa pejabat di lingkungan Polda Jatim sebagai realisasi dari kebijakan Kapolda Jatim. Pergantian jabatan dalam jajaran Kepolisian merupakan hal yang biasa terjadi, pada hakekatnya merupakan salah satu wujud pembinaan organisasi Polri,” kata AKBP R.M Jauhari.


Sertijab ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat dan menyegarkan kembali pengabdian petugas dalam pelaksanaan tugas Polri, khususnya Polres Pasuruan Kota. untuk menciptakan kamtibmas yang kondusif di tengah masyarakat..



“Saya ucapkan apresiasi yang setinggi-tingginya dan menitipkan pesan kinerja kepada AKP Yudi dan Iptu Kokoh sebagai Kapolsek Grati dan Kasat Samapta, mudah-mudahan jabatan yang diemban dapat lebih baik lagi dari pejabat sebelumnya. Semoga Allah Swt selalu melindungi setiap langkah kita semuanya dan Polri semakin Presisi dan semakin dipercaya oleh masyarakat dalam situasi saat ini." tutup Kapolres.

Sumber_ Jtn Media Network

  (Sofi.A/Yzd/Hms)

Share:

Kapolres Pasuruan Menggelar Dialog Bersama Masyarakat (Diagram) Kecamatan Puspo




PASURUAN_JAWA TIMUR

JAWATIMURNEWS.COM


 Kapolres Pasuruan AKBP Bayu Pratama Gubunagi, S.H., S.I.K., M.Si. bersama PJU Polres Pasuruan, Kapolsek Puspo, Danramil Puspo, Kades se-Kecamatan Puspo, dan Tokoh Agama Puspo menggelar kegiatan Dialog Bersama Masyarakat (Diagram), yang dilaksanakan di KUD Sembada, Desa Puspo, Kecamatan Puspo, Kabupaten Pasuruan, Kamis (29/09/2022).


Kegiatan tersebut digelar dalam rangka mendengarkan aspirasi masyarakat terkait permasalahan yang ada di wilayah Kecamatan Puspo.


Polres Pasuruan telah menggelar kegiatan Diagram di beberapa Kecamatan di Kabupaten Pasuruan, dan hari ini giliran digelar di Kecamatan Puspo.


Ketua KUD Sembada Pak Iwan dalam sambutannya menceritakan bahwa "Warga Puspo 75% bekerja sebagai peternak susu sapi perah dan setiap hari KUD sembada bisa mengumpulkan susu sejumlah 26 ton, Pada situasi penyebaran virus PMK yang menyerang hewan ternak pada beberapa hari yang lalu, hewan ternak di KUD tidak terinfeksi sama sekali, dan kami mengharapkan untuk pasokan pupuk ditambah lagi agar tidak menjadi permasalahan bagi para peternak," jelasnya.



"Warga Desa Puspo butuh adanya SPBU di wilayah Kecamatan Puspo untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar buat kendaraannya," tambahnya.


Kapolres menanggapi hal tersebut, "Terkait kelangkaan pupuk pemerintah memang membatasi produksi pupuk sehingga tidak semua warga bisa memperoleh pupuk, hal tersebut dilakukan guna meratakan perolehan pupuk bagi petani yang lainnya di wilayah-wilayah terpencil," tanggapnya.


"Untuk masalah SPBU, Pak Iwan selaku Pimpinan KUD Sembada memberi informasi bahwa di wilayah Puspo ada sekitar 125 pengusaha Pertamini tapi saat ini banyak yang macet tidak bisa melanjutkan jualan dikarenakan sulitnya memperoleh izin rekomendasi beli BBM dari pihak terkait," sambungnya.



Ismail Kades Palangsari juga ikut memberikan tanggapan dalam kegiatan Diagram tersebut, Ismail mengharapkan agar wilayah Puspo selalu aman dan kondusif, karena di Puspo untuk desa yang terpencil masih ada kejadian tindak pidana pencurian ranmor roda dua dan pencurian hewan sapi. "Saya berharap anggota Polsek Puspo yang berpatroli agar ditambah, sehingga bisa menjangkau patroli ke desa terpencil dan bisa meminimalisir kejadian tersebut," ungkapnya.


Kapolres menjawab "Terkait masih adanya pencurian hewan ternak dan pencurian ranmor roda dua Polres Pasuruan tetap eksis menurunkan anggota Buser dan anggota Reskrim Polsek untuk melakukan penangkapan pelaku pencurian di wilayah desa, dan saya menekankan kepada Kapolsek Puspo agar anggota Bhabinkamtibmas Polsek Puspo diberdayakan secara maksimal untuk memantau situasi Kamtibmas supaya tercipta situasi yg kondusif di wilayah desanya," pungkasnya.


Sumber_Jtn Media Network

   (Sofi.A/Yzd)

Share:

Polres Pasuruan Suplai Air Bersih Untuk Warga Terdampak Kekeringan



PASURUAN _ JAWA TIMUR

JAWATIMURNEWS.COM


Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pasuruan, dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Polisi Lalu Lintas (Polantas) ke-67 menggelar pembagian air bersih dan bantuan berupa beras.


Program ini, dilaksanakan di salah satu desa yang ada di Kabupaten Pasuruan yang terdampak kekeringan dan belum terjama oleh pemerintah Kabupaten Pasuruan.


"Saya, Kapolres Pasuruan, dan bersama kasat lantas beserta jajaran Polsek, Koramil Paserpan, dan pemerintah desa bekerjasama dengan bersama-sama datang ke Desa mangguan, Kecamatan Pasrepan untuk memberikan bantuan air bersih sebanyak 492 kepala keluarga dan beras 5 kilogram," kata Kapolres Pasuruan, AKBP. Bayu Pratama di sela-sela kegiatan Pembagian Air Bersih, Rabu (28/9/2022).


Menurutnya, pembagian air bersih ini, untuk meringankan beban warga Desa Mangguan dan Desa Sibon yang sudah hampir dua bulan terdampak kekeringan. Oleh karena itu, Satlantas Polres Pasuruan, menyiapkan 4 tangki air bersih yang dibagikan kepada masyarakat di dua desa terdampak itu.


"Kalaupun masih ada kekeringan, kami siap membantu masyarakat di wilayah kita yang dilanda kekeringan," ujarnya.


Masyarakat yang menerima air bersih itu merasa senang dan sangat antusias, salah satunya warga Desa Sibon, Solihati (35) mengungkapkan rasa syukurnya bisa mendapatkan air bersih.


“Bersyukur, Alhamdulillah ada air bersih lagi jadi gak perlu susah-susah ke sungai buat ambil air,” ungkap Solihati.


Ia menuturkan, sejak dua bulan ini mengambil air di sungai, yang jaraknya lumayan jauh dari tempat tinggalnya. Air yang didapat pun hanya untuk mencuci, mandi, cuci piring dan kakus itu tidak begitu jernih. Sehingga untuk memasak dan kebutuhan sehari-hari lainnya, hanya mengandalkan bantuan air bersih saja.


"Satu-satunya cara ya ke kali (sungai, Red) walaupun kotor paling ya cuma bisa buat mandi, nyuci," terangnya.



Ia juga menambahkan, sebetulnya ada cara lain untuk mendapatkan air bersih selain mengambil ke sungai, yaitu dengan membeli. Namun, hal itu justru membebankan bagi warga yang tidak mampu.


“Saya biasanya menunggu pembagian air bersih, saya menyiapkan lima ember air kalau ada droping air bersih dari pemkab Pasuruan, tapi saya kira dari pemerintah. Eeh gak tau dari pak polisi dari polres Pasuruan,” tutupnya.


Sementara itu, Kepala Desa Sibon, Samsul Arifin mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh pihak Polres Pasuruan. Karena, pembagian air bersih di desanya, sangat bermanfaat bagi warga.


"Karena memang wilayah kami sekitar dua bulan itu kekurangan air bersih yang rata-rata satu hari dropping 10 hingga sampai 14 tangki lebih armada air," jelas Samsul .

Sumber_ Jtn Media Network

  ( Sofi.A/ Yzd)


Share:

Polda Jatim Bersama FKUB Provinsi Gelar FGD Meningkatkan Kerukunan Umat Beragama.

 




SURABAYA_JAWA TIMUR

JAWATIMURNEWS.COM

Polda Jawa Timur menggandeng Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Jawa Timur, Kamis (29/9/2022) siang, menggelar Forum Grup Diskusi (FGD) di Hotel Bumi Surabaya, dengan tema "Peran FKUB dalam menjaga kerukunan umat beragama di Jawa Timur". Dalam kegiatan ini dihadiri seluruh pengurus FKUB se-Jatim. Selain itu kegiatan tersebut juga dihadiri Dirintelkam Polda Jatim


Ketua FKUB Provinsi Jatim Kiai A. Hamid Syarif, mengatakan bahwa tujuan diselenggarakan kegiatan ini bekerjasama dengan pihak kepolisian khususnya dari Ditintelkam Polda Jatim, yang menyangkut persoalan agama.


Ada satu topik tunggal saat digelar FGD. Meningkatkan kerukunan umat beragama di jatim. Namun ada beberapa Sub yang berbeda, dari FKUB menerangkan tentang moderasi agama, sementara Dirintelkam menyangkut persoalan yang umum seperti keagamaan, konflik keagamaan maupun pendirian rumah ibadah.



"Penyelesaian permasalahan agama di jatim ini bertingkat, urusan permasalahan kerukunan beragama ini di level Kabupaten/ Kota. Kita tidak mempunyai kewenangan otonomi, ituloh persoalannya jadi semua harus di selesaikan di kabupaten/kota," jelas Ketua FKUB Provinsi Jatim Kiai A. Hamid Syarif.


"Misalnya pendirian rumah ibadah, itukan ada syaratnya di PBM. Secara normatif harus ada anggota 60 ada rekomendasi dari FKUB. Yang memberi rekomendasi di daerah itu adalah ketua FKUB Kab/kota setelah mengikuti prosedur di PBM, jika tidak ada FKUB tidak berani, kecuali masyarakat sekitar bersedia berdialog melakukan kesepakatan bersama untuk mendirikan rumah ibadah. Jadi FKUB Provinsi hanya menerima keluhan keputusan ada pada Bupati/ Walikota berdasarkan Kemenag dan FKUB daerah," tandasnya.


Sementara itu di tahun Politik pada 2024 mendatang, ketua FKUB Jatim menyampaikan. Bahwa pihaknya tidak mentolelir rumah atau tempat ibadah dijadikan kegiatan politik. Karena itu netral hanya khusus rumah ibadah dijadikan beribadah.



"Kalau dijadikan kegiatan politik itu tidak benar, bahkan saya menghimbau kepada pemilik rumah ibadah di daerah untuk melarang. Bisa bisa harus buat pelakat, bahwa rumah ibadah dilarang dijadikan kegiatan politik," ungkapnya.


Seperti yang terjadi di Malang beberapa waktu lalu, ketua FKUB menyampaikan, bahwa penyebaran tabloid itu ketidaktauan pengurus masjid tiba tiba ada tabloid. Dan siapapun bisa meletakkan tapi tanpa sepengetahuan pengurus masjid dan itu belum tentu.


"Misalnya ada yang meletakkan koran, masa ya harus pamit. Karena niatnya sudah berbeda dengan semula, tau tau nanti dijadikan publikasi bahwa tempat ibadah adalah menyebarkan atau memperbanyak tabloid dari satu agama, jadi sasarannya bisa politik atau fitnah," jelasnya.


Guna mengantisipasi hal itu harus dilakukan pemberdayaan pengurus takmir yang harus berjaga. Kalau pengurus dari suatu rumah ibadah tidak ada maka kecolongan.


"Orang pergi ke masjid orang menilai itu untuk beribadah untuk sholat tapi ini disalagunakan, masa kita curiga orang pergi ke masjid," pungkasnya.


Sementara terkait dengan tabloid Anis Baswedan di Masjid wilayah malang. Ketua FKUB menyatakan bahwa itu termasuk kecolongan. Bisa jadi ada orang jahat memang meletakkan tabloid itu dan yang dituduh masjid atau pengurus. Padahal yang menaruh bukan takmir.


Sumber_Jtn Media Network

   (Isw/Hms)

Share:

Polres Tanjung Perak Berhasil Menangkap Dua Pelaku Curas yang Beraksi di 11 TKP



SURABAYA_JAWA TIMUR

JAWATIMURNEWS.COM

Surabaya - Polsek Asemrowo Surabaya mengamankan dua pelaku pencurian dengan kekerasan (Curas) modus jambret. Mereka adalah M. Sahrul, (21), dan Abdul Rokim (19). Diduga aksi itu telah mereka lakukan di beberapa lokasi di Kota Surabaya. 


Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKBP Anton Elfrino Trisanto melalui Kapolsek Asemrowo Kompol Hari Kurniawan mengatakan, ditangkapnya kedua pelaku ini bermula ketika Polsek Asemrowo Surabaya menerima laporan dari salah satu korbannya. Sri Setya Ningsih, Laporan itu dilayangkan korban. Atas menimpanya. 


Dalam laporannya korban menceritakan, saat itu ia sedang mengendarai sepeda motor dengan membonceng dengan suaminya. Lokasinya di Putar balik depan PT. Susanti di Jalan Dupak Rukun Surabaya. 


“Kemudian tiba-tiba datang dua pelaku menggunakan sepeda motor matik yang memepet dia dari sebelah kiri. Pelaku yang dibonceng menarik tali tas korban hingga tasnya putus,” ujar Kompol Hari Kurniawan di Surabaya, pada Rabu (28/9/2022).


Tanpa diduga, ternyata saat tas itu ditarik, korban dan suaminya sampai terpental ke aspal dan terseret hingga beberapa meter. Akibatnya korban itu mengalami luka. Sedangkan tas yang berhasil diambil pelaku berisi satu unit handphone android. 


Berdasarkan laporan itu kata Hari Kurniawan, anggota Polsek Asemrowo melakukan penyelidikan yang dipimpin oleh Kapolsek Asemrowo, Kompol Hari Kurniawan.


“Kami lalu memerintahkan Kanit Reskrim. Penyelidikan dilakukan dengan memeriksa keterangan korban dan saksi di lokasi,” jelas Hari Kurniawan, kepada wartawan. 


Dari hasil penyelidikan akhirnya polisi, mengetahui identitas kedua pelaku itu. Setelah diketahui identitasnya, kemudian pelaku Abdul Rohim, berhasil diamankan di putar balik depan Susanti di Jalan Dupak Rukun Surabaya. 


“Tak berhenti sampai disini kemudian anggota meringkus Syahrul, mereka kita tangkap di putar balik depan toko Megah Jaya Jalan Dupak Surabaya. Setelah itu dibawa ke Polsek untuk pemeriksaan lebih lanjut. Saat ini mereka sudah kami tetapkan sebagai tersangka,” tuturnya.


Kompol Hari Kurniawan menjelaskan, tersangka Abdul Rohim, salah satu residivis dan mereka sudah pernah dihukum dalam perkara yang sama yaitu pencurian dengan kekerasan atau jambret yang ditangkap oleh anggota Polrestabes Surabaya, pada 2020 lalu mereka menjalani tahanan di Pamekasan selama 2 tahun dan baru keluar pada bulan April 2022.


Dari hasil interogasi, ada 11 lokasi lainnya yang telah disisir kedua tersangka. Diantaranya lokasi di Surabaya. Jalan Tambak Langon (sebelum Spbu Podo Tresno) Surabaya, Jalan Margomulyo Surabaya, Jalan Kalianak Barat Surabaya. 


Kemudian lokasi lainnya di Jalan Fly Over Wonokromo sebanyak 2 kali, Jalan Demak Jalan Kalianak 1 kali , Jalan Tambak Langon, Jalan Tidar, Jalan Diponegoro, Jalan Tanjungsari, dan Jalan Indrapura Surabaya, “Ini terjadi mulai 16 Mei 2022,” jelasnya.


“Saat ini tersangka, kita amankan dan sejumlah barang bukti. Diantaranya satu buah dos book Handphone, 1 Unit Sepeda motor Honda Vario Nopol : L-4317-NA warna silver, beserta kunci kontaknya dan barang bukti lainnya,” pungkasnya.


Atas perbuatannya kedua tersangka dijerat dengan Pasal 365 ayat (1) KUHP dengan ancaman hukuman penjara paling lama 9  tahun penjara.


Sumber_Jtn Media Network

  (Isw/Hms)

Share:

Berkas Perkara Ferdy Lengkap, Mahfud Apresiasi Kerja Keras dan Profesionalitas Polri - Kejagung



JAKARTA

JAWATIMURNEWS.COM

Kejagung menyatakan berkas perkara kasus pembunuhan berencana Brigadir J dan obstruction of justice Ferdy Sambo Cs telah berstatus P-21 atau lengkap. Dengan itu, kasus Ferdy Sambo segera di bawa ke pengadilan.


Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD memberikan apresiasi kepada Polri dan Kejagung yang telah bekerja keras, tapi tetap teliti dan profesional dalam menangani kasus ini.


"Alhamdulillah, Kejaksaan Agung telah menyatakan berkas perkara pembunuhan Brigadir Yosua atau kasus Sambo sudah lengkap (P21). Melibatkan 5 tersangka pembunuhan berencana dan 7 tersangka untuk obstruction of justice," kata Mahfud MD, Rabu, 28 September 2022.


"Kita apresiasi Polri dan Kejagung yang telah bekerja keras, tapi tetap teliti dan profesional," lanjutnya.


Mahfud juga mengapresiasi Polri yang turut memproses pelanggaran kode etik dalam kasus tersebut.



"Polri secara simultan bukan hanya menangani pidananya tapi juga memproses kode etiknya, sementara Kejagung meneliti secara cermat kelengkapan persyaratannya. Mari terus kita kawal agar bagus sampai akhir," ujar Mahfud.


Mahfud menegaskan, kelengkapan berkas perkara kasus Sambo menjadi bukti tidak ada proses bolak-balik antara Kejagung dan Polri.


"Seperti saya bilang tidak bolak-balik dari Kejaksaan ke Polri. Hanya bolak sekali, langsung jadi," tegasnya.

Sumber_Media Network

      (Isw/Hms)

Share:

Gelar Piramida, Polres Tulungagung Ajak Media Ciptakan Kamtibmas yang Kondusif




TULUNGAGUNG_JAWA TIMUR

JAWATIMURNEWS.COM

Kapolres Tulungagung, AKBP Eko Hartanto Sik Mh, didampingi Wakapolres Tulungagung Kompol Dodik Tri hendro Siswoyo,  bersama segenap pejabat utama (PJU), Polres Tulungagung,  dan puluhan jurnalis tampak bertatap muka untuk ramah tamah.


"Alhamdulillah kita bisa berkumpul dalam keadaan tiada suatu kurang apapun,Ini adalah anugerah luar biasa, atas dukungan semua pihak termasuk media,  saya mohon  dengan menjalin hubungan yang strategis, maka hal ini bisa menjadi hal yang positif di masyarakat " kata Kapolres AKBP Eko Hartanto, memulai sambutannya, Selasa (28/9/2022).

 

Bekerja dengan hati, menurut AKBP Eko Hartanto, menjadi landasan kemitraan antara polri dan media massa. Terutama untuk menciptakan Tulungagung guyub rukun, ayem tentrem mulyo lan tinoto.

 


"Adanya jargon Presisi dari Kapolri dan didukung dengan 11 program Kapolda Jatim dan dijabarkan lagi dengan program Kapolres Tulungagung Selaras, menjadi dasar agar anggota tahu tugas dan fungsinya," jelasnya.


Kapolres meminta agar sinergi antara media dan polres Tulungagung menjadi landasan yang mendasar dalam menciptakan kamtibmas Tulungagung yang aman dan kondusif.


"Saya mengusung Jargon Selaras, semoga semua persoalan yang ada di Tulungagung dapat kita selesaikan bersama," tuturnya.


Kapolres juga menyampaikan peran media sangat penting, dalam proses pembangunan saat ini, media sebagai kontrol penyeimbang terhadap proses pembangunan



Bincang dan ramah tamah berlangsung dengan santai dan penuh kekeluargaan antara Polri dan jurnalis di Kabupaten Tulungagung.


Sementara itu Ketua PWI kabupaten Tulungagung Wiwie Eko menyampaikan ucapan terima kasih kepada Polres Tulungagung yang telah menjembatani komunikasi antara media dan polri, ini adalah langkah yang patut di apresiasi oleh rekans media, karena polres Tulungagung telah terbuka dan selalu bekerjasama dengan media, kami siap mendukung semua program polres Tulungagung 


Kegitan silaturahmi dengan media yang dikemas dalam Piramida ini diikuti tak kurang dari 65 awak media baik cetak maupun elektronik dan media online.


Sumber_Jtn Media Network

     ( isw/Hms)

Share:

Berkas Dinyatakan Lengkap, Polri: Bukti Komitmen Usut Tuntas Kasus Duren Tiga

 


JAKARTA

JAWATIMURNES.COM

Kejaksaan Agung (Kejagung) menyatakan berkas penyidikan kasus dugaan pembunuhan berencana dan Obstruction of Justice terkait perkara Duren Tiga dengan tersangka Ferdy Sambo dan lainnya, telah dinyatakan lengkap atau P-21. 


Menanggapi hal tersebut, Polri menyampaikan apresiasi kepada tim khusus dan Kejaksaan Agung yang terus bekerja, berkolaborasi dan bersinergi untuk merampungkan berkas penyidikan perkara tersebut. 


Menurut Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo, dengan dinyatakannya dua berkas perkara tersebut, hal itu merupakan wujud serta bukti komitmen dari Polri, tim khusus dan Kejaksaan Agung dalam mengusut tuntas kasus pembunuhan berencana maupun Obstruction of Justice. 


"Sejak awal Polri, tim khusus dan Kejaksaan Agung terus berkoordinasi untuk segera merampungkan dua perkara itu. Sejak awal semangat kami adalah mengusut tuntas kasus tersebut," kata Dedi kepada wartawan, Jakarta, Rabu (28/9).


Untuk saat ini, Dedi menyebut bahwa, pihak tim khusus Polri akan segera kembali berkoordinasi dengan Kejaksaan Agung untuk proses administrasi P-21. Kemudian, nantinya akan dilanjutkan untuk proses tahap penyerahan barang bukti dan tersangka atau tahap II. 



"Nanti penyidik ke JPU untuk mengambil surat P-21 nya dan dipersiapkan langkah-langkah lanjutnya oleh penyidik terkait tahap II," ujar Dedi. 


Sebelumnya, Kejaksaan Agung menyatakan bahwa, kasus dugaan pembunuhan berencana dan Obstruction of Justice telah lengkap. Dengan begitu, tersangka akan segera menjalani proses persidangan. 


"Persyaratan formil dan materiil telah terpenuhi sebagaimana ditentukan di dalam KUHAP. Penyidik menyerahkan ke jaksa untuk disidangkan," kata Jampidum Kejagung Fadil Zumhana.


  Sumber_ Jtn Media Network

     (Isw/Hms).

Share:

Aktifis Muda LSM GP3H Pantau Pekerjaan U-dhitch Yang Diduga Asal Jadi....?




PASURUAN_JAWA TIMUR


JAWATIMURNEWS.COM


Proyek galian saluran (U-Dhitch), dipertanyakan oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) GP3H soal dampak dari metode pekerjaan pemasangan U-dhitch yang menurutnya mengganjal dengan metode, proses atau teknis pekerjaan yang dilakukan seperti saat ini dikerjakan di lokasi Kelurahan Karang Anyar, Kota Pasuruan, Rabu 28/09/2022.



Menurutnya pekerjaan tersebut dilaksanakan dengan dugaan kurang benar, karena ketika pemasangan Udit dilaksanakan galian masih terdapat air  yang cukup banyak dan mengalir.


Hal ini di tanyakan benarkah proses atau metode dari pekerjaan yang dilakukan tersebut. Beberapa pertanyaan juga dilontarkan kepada Sofi.A anggota LSM GP3H seperti jastivikasi urukan pasir yang dipasang dibawah U-dhitch, dan bagaimana juga penyambungan nat antar udit yang satu ke udit yang lainnya.


Hal itu juga bisa menimbulkan 

dampak dari pekerjaan yang tidak sesuai spesivikasi pekerjaan juga akan berdampak terkontaminasinya tanah dengan limbah air karena kebocoran di antara nat atau sambungan dari  U-dhitch itu sendiri.



Pekerjaan yang berlokasi di Kampung Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Panggungrejo Kota Pasuruan itu belum di ketahui secara jelas konsultan pengawas dari pekerjaan tersebut, berapa anggaran dari pekerjaan itu, dan sumber pekerjaan dari dinas terkait karena, di lapangan tidak di dapati dengan adanya papan proyek yang seharusnya terpampnag saat proses pekerjaan akan di mulai.


Hal ini juga menimbulkan ketidak transparansian dari pekerjaan tersebut. "Pertanyaan kami, apakah sudah benar dengan metode-metode atau teknis pemasangan U-dhitch pada umumnya?" Tanya Sofi.A anggota LSM GP3H


"Jika memang benar, tolong jelaskan jastivikasi urukan pasir dibawah udit, dan bagaimana juga penyambungan nat antar udit yang satu ke udit yang lainnya." Sambung Sofi.A.



Masih Sofi," dampak dari pekerjaan yang tidak sesuai spesivikasi pekerjaan akan berdampak terkontaminasinya tanah dengan limbah air karena kebocaran di antara nat udit, lantaran kemana konsultan pengawas pekerjaan ini kok sampai terjadi metode seperti diatas tadi." Pungkas Sofi 


Sumber_Jtn Media Network


  (Team/red).

Share:

Kecewa....LSM LP-KPK Geruduk Kantor Kecamatan Kejayan Tuntut Tranparansi Pelayanan Pemdes



PASURUAN_JAWA TIMUR

JAWATIMURNEWS.COM

Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) LP-KPK datangi kantor Kecamatan guna mempertanyakan kinerja salah satu  Pemdes di wilayah Kecamatan  Kejayan yang dinilai kurang maksimal dan kurang adanya transparansi dalam pelayanan publik.

Terbukti hal ini didapati di salah satu Pemerintahan Desa yaitu Desa Pacarkeling Kecamatan Kejayan Kabupaten Pasuruan.
Dengan adanya hal ini LSM LP-KPK beserta korban atau pengadu beserta kuasa hukumnya datangi kantor kecamatan.

Mereka datang untuk menuntut terkait tidak adanya   tranparansi dalam pelayanan di Desa Pacar Keling Kecamatan Kejayan Kabupaten Pasuruan.

Adapun sehubungan dengan ini LP-KPK dan pihak kuasa hukumnya  melakukan Audiensi di Kantor Kecamatan Kejayan, yang berlokasi di Jalan Raya Kejayan Warung Dowo. Selasa (27 /09 / 2022) sore.

Acara berlangsung sekitar pukul 17.20 Wib. Forum terbuka itu adalah bukan yang petama kali digelar, namun sudah beberapa kali mereka gelar dengan harapan untuk bisa menyelesaikan permasalahan tersebut yang berangsur lama namun belum juga ada jalan keluar, dan sangat disayangkan hasilnya sama dengan sebelumnya.

Pihaknya M.Fatkhurodi (salah satu ahli waris) melalui kuasa hukumnya, menuntut dengan anggapan kurang maksimalnya pelayanan di Desa Tersebut. Sehubungan dengan permohonan penyelesaian kepengurusan kepemilikan tanah yang ada di wilayah tersebut.



LSM LP-KPK menduga ada ganjalan masalah pelayanan di Pemdes Pacarkeling Kecamatan Kejayan. Menurutnya ada apa dibalik pelayanan kepengurusan waris tanah yang di adukan dan di ajukan oleh ahli waris sehingga tidak dapat di proses atau di layani.

Ahli waris tanah didampingi kuasa hukum beserta LSM LP-KPK mengklaim kinerja Pemdes setempat hal ini sebagai tanda rasa kekecewaannya dari pihak pengadu sebab, alasan dari pihak Pemerintahan Desa Pacarkeling dan Camat Kejayan sepertinya belum di terima secara masuk akal oleh pihak pengadu atau pemohon, "Kita perwakilan dari ahli waris meminta dan menuntut pelayanan desa yang kurang maksimal, kenapa kita minta pelayanan tidak di layani dengan alasan yang tidak masuk akal, Camat dan Kepala Desa bilang belum yakin, kan aneh". Tanya Tim kuasa hukum H.M.Fatkhurodi.

Terbukti dalam suatu Forum yang di datangi oleh pihak-pihak terkait juga di datangi Kecamatan, Kepala Desa Pacarkeling di wakili oleh perangkat desa (Anwar) mendalih yang menurutnya itu adalah jawaban yang benar di berikanya pada saat itu.

Pihaknya mengatakan (Pemdes Pacarkeling) belum yakin dengan bukti waris yang dimiliki oleh salah satu ahli waris, " Camat dan Kepala Desa bilang belum yakin, kan aneh".Tanya tim kuasa hukum

Anwar selaku perangkat Desa Pacarkeling mewakili Kepala Desa menyatakan pihaknya mempunyai alasan tersendiri untuk tidak melakukan itu, "saya mewakili kepala desa pacarkeling, kita bukan mempersulit pelayanan ini, namun kita belum yakin kalau ahli waris itu memang belum valid untuk memberikan bukti-bukti tersebut". Jelas Anwar.



Senada dengan Anwar (perangkat desa pacarkeling), Camat Kejayan (Basmi),'' saya selaku camat disini juga mikir-mikir dulu dengan keputusan karena jika ada apa-apa saya juga yang kena, kita bukan menghambat atau menghalangi, namun kita perlu mendasari dulu dari data tersebut." Imbuh Basmi

Berikut hasil dari sebuah keputusan diatas menurut mereka (pengadu) sedikit kecewa karena diduga indikasi permainan antara Kecamatan dengan Desa setempat.

LSM LP-KPK akan menindak lanjuti permasalahan ini sampai ke jalur hukum apabila masih belum ada kejelasan titik temu." Tutup Derman LSM LP-KPK

Sumber_Jtn Media Network

  (Yazid)

Share:

Polrestabes Surabaya bersama Pemkot Akan Bangun Rumah Pendekar dan Suporter





SURABAYA_ JAWA TIMUR

JAWATIMURNEWS.COM


Aksi kerusuhan yang dilakukan kelompok suporter dan tawuran antar dua perguruan silat di wilayah Surabaya, disikapi tegas Polrestabes Surabaya.Pihak Kepolisian memproses kasus tersebut sesuai dengan hukum yang berlaku.


“Termasuk kasus suporter yang bikin rusuh kami akan menindak tegas oknum yang nantinya terbukti melakukan aksi pengerusakan,”tegas Kapolrestabes Surabaya,Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan,Rabu (28/9/22).


Kapolrestabes Surabaya juga menegaskan, aksi kerusuhan suporter ini akan tetap diselidiki. Pihaknya juga terus memproses aksi tawuran dua perguruan pencak silat di Surabaya, ada tiga oknum perguruan pencak silat yang diamankan terkait kejadian di Jalan Basuki Rahmat, Surabaya. 


"Kami masih dalami keterlibatan mereka. Saat ini, kami masih terus selidiki lagi," tuturnya.


Sementara itu, untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan terjadi lagi, pihak Polrestabes Surabaya bersama Pemkot Surabaya dan DPRD Surabaya duduk bersama Bonek dan perguruan pencak silat di Surabaya. 



Dalam kegiatan tersebut, pihak kelompok suporter dan perguruan silat meminta ada kesekretariatan bersama di Surabaya.


 "Kami akan bangun rumah pendekar dan suporter untuk menjadi tempat bersama," katanya.


Sementara itu, Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono mengungkapkan, ada beberapa usulan baik untuk menjaga keamanan dan kondusifitas Surabaya dalam pertemuan tersebut. 



Salah satunya membuat rumah kebangsaan untuk sekretariat mahasiswa. Rumah pendekar dan rumah Bonek untuk sekretariat perguruan pencak silat dan Bonek di Surabaya.


"Surabaya ini adalah miniatur Indonesia, usulan ini bagus untuk memfasilitasi berbagai keberagaman di Surabaya ini. Ini untuk bersama menjaga Surabaya tetap aman," jelasnya.


Sumber_Jtn Media Network

  (Isw/Hms)


Share:

Polda Jatim Tandatangani Perjanjian Kerjasama dengan PT Pos Indonesia




SURABAYA_JAWA TIMUR

JAWATIMURNEWS.COM


Polda Jawa Timur melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama  antara Polda Jatim dengan PT Pos Indonesia Regional V Surabaya 60004, di Ruang Sinergitas PT Pos Indonesia KCU Surabaya 60000, Jalan Kebonrojo No. 10 Surabaya, pada Selasa (27/9/2022). 


Penandatanganan perjanjian kerjasama ini bertujuan untuk mewujudkan sinergitas dan optimalisasi tugas serta fungsi para pihak dalam pelaksanaan jasa pengiriman surat, barang berharga dan paket Pos Polri. 


Dalam perjanjian tersebut di jelaskan, layanan pengiriman surat, barang berharga dan paket Pos dalam bentuk layanan Pos Expres (H+1), layanan Pos Kilat Khusus (H+2). 


Selain itu, juga dijelaskan terkait layanan tambahan berupa Pick Up Servive dilakukan setiap hari kerja, Senin—Jumat, pukul 10.00—14.00 WIB, Reporting dan pembayaran kemudian. 



syarat pengiriman dan standar waktu pengiriman, tata cara pembayaran, biaya pengiriman, hak dan kewajiban PARA PIHAK. 


Sementara itu, dalam perjanjian ini juga di jelaskan ganti rugi, yaitu apabila kiriman PIHAK PERTAMA baik yang dijamin maupun tidak dijamin Ganti Rugi mengalami keterlambatan, kerusakan dan kehilangan maka PIHAK KEDUA akan memberikan ganti rugi. 



Masa berlaku Perjanjian Kerjasama Sama ini berlaku selama empat tahun, terhitung setelah ditandatangani.

Sumber_ Jtn Media Network

  (Isw/Hms)


Share:

6 Kali Beraksi, Pelarian DPO Begal Motor Dihentikan Tim Gabungan Resmob Malang


MALANG_JAWA TIMUR

JAWATIMURNEWS.COM



 Tim gabungan Resmob Polres Malang beserta Unit Reskrim Polsek Dampit dan Polsek Tirtoyudo berhasil mengamankan terduga pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) alias begal motor yang sempat buron.


Pria berinisial M (29) warga Desa Bambang, Wajak, Kabupaten Malang tersebut diamankan saat melintas di Jalan Raya Juwok, Dampit, Kabupaten Malang, Senin (26/9/2022) siang, saat bekerja mengangkut pasir menggunakan truk.


Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat, melalui Kasi Humas Polres Malang IPTU Ahmad Taufik mengatakan terduga pelaku M merupakan DPO kasus curas yang telah melakukan aksinya di 6 TKP (tempat kejadian perkara). 


"Timsus Gabungan Resmob Polres Malang berhasil mengetahui keberadaan terduga pelaku dan langsung diamankan. Ia menjadi target dalam Operasi Sikat Semeru 2022 yang dilaksanakan saat ini, sudah masuk DPO," terang Taufik, Senin (26/9) siang.


Taufik menambahkan, dalam melancarkan aksinya, M melakukannya dengan tersangka Y (35) pria asal Desa Pandansari, Poncokusumo, Kabupaten Malang, yang lebih dulu tertangkap dan saat ini telah menjalani hukuman di Lapas Lowokwaru Malang.


Dalam melakukan aksinya para pelaku berkeliling mencari sasaran pengendara motor yang melintas di tempat sepi. Setelah mendapatkan target, para pelaku langsung memepet korban bermaksud merampas sepeda motor korban.

 

"Ketika mendapat target, para pelaku menghampiri korbannya dengan melakukan kekerasan dan ancaman dengan menggunakan pisau untuk menghentikan dan merampas motor korban,” paparnya.


Atas kejadian tersebut, korban kemudian melaporkan ke Polsek Dampit Polres Malang. Setelah menerima laporan korban, lanjut Taufik, pihaknya melakukan penyelidikan dan mengumpulkan bukti lengkap untuk memburu para pelaku.


Akibat perbuatannya para tersangka dijerat dengan Pasal 365 KUHP dengan ancaman pidana penjara maksimal 9 tahun. 


Sumber_Jtn Media Network

   ( Fadhil/Hms)


Share:

Meriahkan Car Free Day, Mobil Anggrek Semeru Ditbinmas Polda Jatim Lakukan Sosialisasi Layanan Kepolisian






SURABAYA_JAWA TIMUR

JAWATIMURNEWS.COM


Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Jawa Timur, Minggu (25/9/2022) pagi, bertempat di Jalan Raya Darmo, Surabaya. Menggelar kegiatan Truk Multiguna Binmas, yang diberi nama 'Anjungan Bergerak Kamtibmas Semeru (Anggrek Semeru) atau Binmas Mobile Stage' saat Car Free Day, di taman bungkul surabaya.


Kegiatan Mobil Anggrek Semeru adalah memberikan hiburan musik, memberikan imbauan kepada masyarakat, dan memberikan informasi terkait pelayanan kepolisian antara lain perpanjangan SKCK dan SIM online.



Dari kegiatan tersebut hadir Dirbinmas Polda Jatim, Wadirbinmas Polda Jatim, Kasubdit binpolmas Ditbinmas Polda Jatim, Personel Videotron Mobile Bidhumas Polda Jatim, Personel Anggrek Semeru gabungan Ditlantas dan Ditbinmas Polda Jatim, Musisi Jalanan binaan Polda Jatim, Pedagang Kaki Lima binaan Polda Jatim serta masyarakat di area Car Free Day.


Mobil anggrek semeru atau Binmas Mobile Stage, turut hadir memeriahkan kegiatan dengan memberikan hiburan musik serta memperkenalkan inovasi layanan Kamtibmas yang dimiliki Polda Jatim.


Selain itu menyediakan hiburan musik dan bisa bernyanyi serta berjoget bersama, masyarakat bisa berdialog langsung dengan Polisi tentang banyak hal.


Dirbinmas memperkenalkan sosok Pak Bhabin kepada masyarakat dan apa perannya di tengah-tengah warga. Pesan pak Bhabin selalu waspada, serta jika ada kendala atau keluhan juga harapan dan opini masyarakat, bisa meminta bantuan atau menyampaikan langsung kepada pak bhabin setempat.



"Misalnya, rupa-rupa layanan kepolisian seperti SIM dan SKCK, serta hal-hal seputar harkamtibmas. Sehingga sekat-sekat pertanyaan atau ketidakmengertian masyarakat terkait kamtibmas, hukum, dan layanan kepolisian diharapkan dapat dibuka atau dicairkan dengan hadirnya Anggrek Semeru ini," kata Kombes pol asep irpan rosadi.


Dijelaskan lebih jauh, anjungan ini juga memungkinkan polda jatim dengan mitra-mitra kamtibmas melaksanakan kegiatan bersama. Misalnya dengan musisi jalanan, tukang kopi jalanan, pokdarkamtibmas, komunitas peduli kamtibmas lainnya.


"Anggrek Semeru akan terus berkeliling di seluruh wilayah Jatim secara terjadwal," tambahnya.


Pemberian pesan-pesan kamtibmas oleh bhabinkamtibmas kepada masyarakat mengenai alur pembuatan SIM Cak Bhabin, jadwal vaksinasi covid-19, Pesan bhabin, selalu waspada, serta jika ada kendala bisa meminta bantuan kepada bhabin setempat dan dilanjutkan memperkenalkan inovasi yang dimiliki Ditlantas Polda Jatim.



"Diantaranya pembebasan administrasi PKB dan BBNKB kendaraan umum (mikrolet, bis kota, ojek online, dan kendaraan umum lainnya)," tutup dia.


Giat diselingi dengan memperkenalkan inovasi yang dimiliki Ditlantas Polda Jatim diantaranya pembebasan administrasi PKB dan BBNKB kendaraan umum (mikrolet, bis kota, ojek online, dan kendaraan umum lainnya).


Sumber_Jtn Media Netwok

 (Sofi.A/Hms)

Share:

Polsek Dau-Malang Amankan Penjaga Kos Atas Kasus Penggelapan Dana Sewa Kos Dari Pemiliknya



MALANG_JAWA TIMUR

JAWATIMURNEWS.COM


Unit Reskrim Polsek Dau berhasil mengamankan laki-laki yang mengaku Pemilik Kos Putri yang beralamatkan di Bukit Cemara Tujuh, Desa Mulyoagung, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Minggu (25/9/22).


Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat mengkonfirmasi, laki-laki tersebut yaitu MF (27) yang telah menggelapkan dana sewa kos dari pemiliknya NCM (65) berhasil diamankan pihak Kepolisian pada hari Minggu, 25 September 2022 sekira pukul 01.00 WIB.


Ia MF (27) laki-laki yang beralamatkan di Kelurahan Bandungrejosari, Kecamatan Sukun, Kota Malang, berhasil ditangkap oleh petugas Polsek Dau di Rumah Kos Perumahan Bukit Cemara Tujuh bersama dengan barang bukti.


Kapolsek Dau Kompol Triwik menambahkan, aksi nakal MF (27) diketahui oleh pemilik kos pada hari Sabtu, 24 September 2022 sekira pukul 18.00 WIB.


"Ketika pelapor mengecek kos miliknya, ia curiga karena banyak kendaraan parkir. Sedangkan penjaga kos MF (27) tidak memberitahunya jika ada penghuni kos yang menempati bangunannya tersebut" ucap Kapolsek.


Tak mendapat pengakuan jelas dari pelaku, korban langsung inisiatif menanyakan kepada penghuni kos. "Benar saja, mereka telah membayar kos kepada MF (27), namun MF (27) tidak memberitahu saya jika ada penghuni di kos saya ini" ucap korban saat dimintai keterangan pihak Kepolisian.


"Modusnya, terlapor atau pelaku mengaku kepada para penghuni kos jika kos tersebut adalah milik orang tuanya yang sedang ia kelola, lalu para penghuni kos disuruh membayar kos kepada terlapor" imbuh Kapolsek.


Kemudian MF (27) mengaku, sebagaimana uang yang telah ia terima tersebut ternyata digunakannya untuk bermain judi online dan tidak disetorkan kepada pemilik kos. 


Atas kasus ini, MF (27) dijerat dengan pasal 374 KUH Pidana Jo Pasal 372  KUH Pidana tentang Penggelapan.


"Pelaku saat ini sedang dalam proses hukum di Mapolsek Dau, ia diamankan bersama barang bukti yakni 1 buah Handphone, 1 kartu ATM, dan 132 pot yang isinya berbagai jenis tanaman bunga" pungkas Kapolsek Dau.

Sumber_Jtn Media Network

 (Fadil/Hms)

Share:

Menkopolhukam, Menag dan Kadensus 88 didampingi Forkopimda Jatim Hadiri Mubes 2 ASSCHOL Bangkalan



SURABAYA_JAWA TIMUR

JAWATIMURNEWS.COM


Menkopolhukam RI Mahfud MD, Menag RI Yakut Cholil Qoumas dan Kadensus 88 AT Polri Irjen Pol Mathinus Hukom dengan didampingi Forkopimda Jawa Timur Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto dan Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta menghadiri acara Seminar Nasional Musyawarah Besar ke 2 Alumni Santri dan Simpatisan Pondok Pesantren Syaichona Mohammad Cholil atau yang singkat Asschol Kabupaten Bangkalan, Madura, pada Minggu (25/9/2022). 


Seminar Nasional Musyawarah Besar 2 Alumni Santri dan Simpatisan Pondok Pesantren Syaichona Moh. Cholil (Asschol) Kab. Bangkalan dengan tema Melestarikan Warisan Syaichona Moh. Cholil Bangkalan untuk peradaban bangsa.



Dalam kegiatan tersebut Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menjelaskan mengenai peran Pondok Pesantren (Ponpes) dalam membangun peradaban bangsa, dilanjutkan Kadensus 88 AT Polri Irjen Marthinus Hukom menyampaikan materi terkait peran pesantren dalam menangkal radikalisme/terorisme kepada para santri, alumni dan simpatisan Pondok Pesantren Syaichona Mohammad Cholil (Asschol) Bangkalan guna mendukung tugas kepolisian dalam hal menangkal radikalisme/terorisme.


Dalam pelaksanaan Seminar tersebut Menkopolhukam menyampaikan materi terkait dengan tema "Merawat Kebhinekaan Meneguhkan Persatuan" kepada para santri, alumni dan simpatisan Pondok Pesantren Syaichona Moh. Cholil (Asschol) Bangkalan.



Kegiatan diakhiri dengan pemukulan gong sebagai simbol pembukaan Musyawarah Besar 2 Alumni Santri dan Simpatisan Pondok Pesantren Syaichona Moh. Cholil (Asschol), serta pemberian cinderamata dari Ponpes kepada Menkopolhukam RI, Menag RI, Kadensus 88 AT Polri dan Forkopimda Jatim.


Kegiatan ini juga dihadiri oleh KH. Moh Fahruddin Aschal (Pengasuh Ponpes Al Ma'Had), KH. Moh Nasih Aschal (Ketua umum Asschol), KH. Karror Aschal (Pengasuh Ponpes) dan KH. Makki Nasir (Ketua PC NU) serta Forkopimda Kabupaten Bangkalan.

Sumber_Jtn Media Network

   (Isw/Hms)



Share:

Polres Probolinggo Distribusikan 8.000 liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Lumbang




PROBOLINGGO_JAWATIMUR

JAWATIMURNEWS.COM


Dalam rangka membantu masyarakat yang kekurangan air bersih, Polres Probolinggo melalui Satlantas Polres Probolinggo mendistribusikan 8.000 liter air bersih di Desa Palangbesi, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, kemarin Sabtu (24/9/2022). 


Tak hanya membagikan air, Polres Pribolinggo juga membawa puluhan paket sembako yang juga diberikan kepada warga terdampak kekeringan. 


Kapolres Probolinggo AKBP Teuku Arsya Khadafi melalui Kasat Lantas AKP Sapari, mengatakan bahwa pemberian air dan juga paket sembako ini merupakan wujud kehadiran anggota Polri ditengah masyarakat. 



"Ya ini merupakan inisiasi bapak Kapolres Probolinggo yang mengetahui salah satu desa mengalami kekeringan sehingga diberikan bantuan air bersih dan juga paket sembako guna meringankan beban mereka," kata Kasat Lantas AKP Sapari. 


Diketahui bersama di daerah Desa Palangbesi tersebut, terdapat sekitar 40 kartu keluarga atau satu RT yang berdomisili. 


Lebih lanjut Kasat Lantas menjelaskan bahwa, warga desa masih kesulitan untuk memperoleh air bersih, karena harus berjalan jauh dari rumahnya dengan akses jalan sulit, berbatu dan belum di aspal. 



"Semoga dengan bantuan inu masyarakat dapat memanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Air ini kita dapat dari bekerja sama dengan Dinas PDAM Probolinggo,"kata Kasat Lantas. 


Sementara itu Sekretaris Desa Palangbesi, beserta warga tampak senang atas bantuan yang sudah diberikan dari pihak Kepolisian. 


Menurutnya, bantuan ini sangat membantu warganya yang saat ini sedang  kesusahan mendapatkan air bersih. 


"Terima kasih pak Polisi atas bantuan yang diberikan, kami beserta warga sangat senang, semoga bantuan ini berkah dan barokah bermanfaat bagi warga kami," pungkasnya.


Sumber_Jtn Media Network

  (Sofi.A/Yzd).



Share:

 

 JAWA TIMUR UPDATE
JAWATIMURNEWS.COM | 
BERITA SEPUTAR JAWA TIMUR -TAJAM-AKURAT-TERPERCAYA-PROFESIONAL

 

 ARTIKEL
JAWATIMURNEWS.COM | 
BERITA SEPUTAR JAWA TIMUR -TAJAM-AKURAT-TERPERCAYA-PROFESIONAL

Artikel dapat dipahami sebagai suatu rangkaian atau karangan yang dibuat berdasarkan fakta dan opini untuk dipublikasikan di media, baik itu media cetak, media online, bahkan juga sekarang banyak artikel yang diunggah di media sosial. Penulisan artikel sendiri sebenarnya mengandung tujuan untuk menyampaikan suatu gagasan yang memuat data dan fakta. Gagasan dalam artikel pada akhirnya dapat dapat mendidik, meyayinkan, dan juga menjadi saran hiburan bagi pembaca
                 
Bagi semua pembaca JAWATIMURNEWS.COM dapat mengirimkan artikelnya untuk di Up di PORTAL WEB MEDIA ONLINE JAWATIMURNEWS.COM dengan cara mengirimkan naskah artikelnya dengan menghubungi kami melalui chat dibawah ini
                
                 
Semua artikel yang telah diterima redaksi akan di seleksi terlebih dahulu di bagian pemberitaan dan menjadi kewenangan penuh DIrektur Pemberitaan Jtn
                

 

 MITRA BRANDING
JAWATIMURNEWS.COM | 
BERITA SEPUTAR JAWA TIMUR -TAJAM-AKURAT-TERPERCAYA-PROFESIONAL

 
Sumber : Jtn Media Network 
 (Apin/Ferry/Zidan Pahlevi)

Perusahaan atau per orangan yang ingin membuat produknya seperti video di atas, Menjalin Kemitraan-Branding-Pasang Iklan-Pengumuman-Flyer-Langganan Pemberitaan di PORTAL WEB MEDIA ONLINE JAWATIMURNEWS.COM, dapat menghubungi Director of HR & Business Support Management melalui chat dibawah ini

        

 


ANGGARDAYA

JAWATIMURNEWS.COM | 
BERITA SEPUTAR JAWA TIMUR -TAJAM-AKURAT-TERPERCAYA-PROFESIONAL

DESKOBIS

JAWATIMURNEWS.COM | 
BERITA SEPUTAR JAWA TIMUR -TAJAM-AKURAT-TERPERCAYA-PROFESIONAL

WISLAMIHER

JAWATIMURNEWS.COM | 
BERITA SEPUTAR JAWA TIMUR -TAJAM-AKURAT-TERPERCAYA-PROFESIONAL

LINTAS NUSANTARA

JAWATIMURNEWS.COM | 
BERITA SEPUTAR JAWA TIMUR -TAJAM-AKURAT-TERPERCAYA-PROFESIONAL
JAWATIMUNEWS.COM | 
BERITA SEPUTAR JAWA TIMUR -TAJAM-AKURAT-TERPERCAYA-PROFESIONAL

BERITA

Kapolda Jatim Launching “METEOR’ di Kota Probolinggo

Foto : Pemerintah Kota Probolinggo bersama Kodim 0820 dan Polres Probolinggo Kota meluncurkan Sistem Keamanan Terpadu Probolinggo_Jawatimurn...