NGANJUK - .Pada hari Senin tanggal 09 Maret 2026 sekira jam : 21.00 Wib setelah sholat tarawihv sdr. A B sdr. M A, dan sdr. F F kumpul dirumah sdr. S P Dusun Jabon RT.002 RW.006 Desa Drenges Kec. Kertosono Kab. Nganjuk
untuk mengambil obat mercon yang sebelumnya sudah mereka campur yaitu KCLO 250gram, Belerang 150gram dan Aluminium Powder (
bubuk mercon 500gram dan disimpan dirumah sdr. A B bahwa obat mercon tersebut didapat dengan cara membeli Tiktok Shop melalui akun sdr. S P, untuk gulungan kertas sebelumnya sudah dibuat oleh keempat terlapor tersebut dirumah sdr. F F dan dirumah sdr. S P
sehingga mereka berempat sepakat membawa obat mercon dan gulungan kertas tersebut dibelakang kandang sapi milik sdr. FATONI Rt.02 Rw.06 Dusun Jabon Desa Drenges Kec. Kertosono Kab. Nganjuk
ayahnya sdr. F F lalu saat sdr. S P mengisi mercon dengan cara dipukul bagian bawah sehingga terjadi ledakan yang menyebabkan sdr. A B luka bakar 42% dan sdr. S P luka bakar 40% ( keduanya sekarang opname / rawat inap di RSD. Kertosono,
sedangkan untuk sdr.M A dan sdr. F F dengan didampingi oleh saudaranya serta barang bukti dibawa ke Polsek Kertosono guna dilakukan penyidikan lebih lanjut.
S P Opname di RSUD Kertosono.
ABD. G B Opname di RSUD Kertosono.
F F rawat jalan.
Sebelumnya pemerintah dan pihak aparat susah menghimbau masyarskat agar tidak lagi bermain Petasan atau mercon. Lebih lebih menggunakan bahan ber bahaya KCLO 250 gram . baik diri sendiri juga orang Lain masyarakat di harap patuh terhadap peraturan agar tidak membeli bahan bahan mematikan, membahayakan jiwa manusia tersebut ..
Bon.





