NGANJUK - Jembatan Perintis Garuda akhirnya resmi difungsikan. Peresmian jembatan tersebut dilaksanakan pada Senin (9/3/2026) dan
Serentak diikuti 200 titik di seluruh Indonesia lewat zoom meeting oleh presiden RI Prabowo Subianto
Dalam peresmian juga hadir beberapa Petinggi TNI antara lain Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, MA bersama jajaran serta Dandim 0810/Nganjuk Letkol Arh. Taufan Yudha Bhakti beserta anggota.
Mayjen TNI Rudy Saladin memberikan penjelasan bahwa pembangunan Jembatan Perintis Garuda ini merupakan program strategis TNI Angkatan Darat untuk membantu meningkatkan sarana dan prasarana terutama infrastruktur di daerah, yang kaitannya bisa membantu masyarakat luas , kehadiran TNI sehingga bisa memberikan dampak yang lebih luas tuturnya
jembatan gantung yang berukuran panjang 60 meter dan lebar 1,8 ini di bangun lebih cepat dari jadwal yang telah ditentukan jelasnya
Jembatan Perintis Garuda ini bisa diselesaikan dalam waktu 40 hari ujar Rudy Saladin dalam pernyataannya
Dengan selesainya jembatan ini masyarakat sangat bersyukur karena penantian panjang akhirnya bisa terwujud
Beberapa masyarakat memang juga mengatakan bahwa sebelum nya sudah ada jembatan bantuan yang terbuat dari bambu,tetapi tidak layak dan bisa membahayakan pemakai jalan terutama anak anak sekolah .
Jembatan bantuan yang dibuat tahun 1987 beberapa kali mengalami kerusakan
Yang dibuat swadaya masyarakat tersebut memang tidak layak .kembali lagi karena begitu pentingnya akses tersebut masyarakat menerima dengan ikhlas ungkap beberapa warga
Sudah beberapa kali dipromosikan, kalau tidak salah sampai tiga kali. Tapi hasilnya tetap kurang memuaskan,” ungkapnya.
“Dengan dibangunnya Jembatan Perintis Garuda ini,harapan warga aktivitas sehari-hari menjadi lebih lancar. Karena Jembatan gantung tersebut menjadi penghubung penting antara Dusun Ngronggo desa bagor wetan dan dusun Ketingan desa sumberKepuh
Rasa syukur yang luar biasa terlihat dari beberapa warga bahwasanya orang tua terhadap anak anak tidak was was lagi saat anak berangkat sekolah, dan sudah tidak ada lagi para petani dalam mengangkut hasil panen tidak harus memutar lebih jauh lagi .
Selain meresmikan Jembatan Perintis Garuda, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin juga memberikan perlengkapan sekolah untuk siswa siswi SD setempat dan bantuan beberapa orang lanjut usia yang diharapkan dapat bermanfaat bagi mereka.
Program jembatan perintis Garuda ini merupakan bentuk bahwasanya TNI manunggal bersama rakyat ,semoga kedepan hubungan TNI dan rakyat akan terjalin lebih Baik lagi .ujar nya
Bon.





