-->

Kementrian Komunikasi dan Informatika RI Bekerjasama Dengan Komite Penanganan Covid -19 Dan Pemulihan Ekonomi Nasional Gelar Pertunjukan Rakyat Virtual Di Labuan Bajo

- October 05, 2021

 



LABUAN BAJO – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) RI bekerjasama dengan Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) sukses menggelar kegiatan Pertunjukan Rakyat Virtual Indonesia Sehat Ekonomi Bangkit di Labuan Bajo, pada Senin 4 Oktober 2021 dari pukul 14.00 hingga 17.30 Wita.

Kegiatan tersebut mengusung tema “Pengembangan Bisnis Pariwisata di Era Digital”.

Bupati Manggarai Barat Edi Endi menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kemkominfo, KPCPEN, dan BOPLBF atas terselenggaranya Pertunjukan Rakyat Virtual tersebut.

“Acara di Labuan Bajo, alamnya sangat bersahabat. Pada kesempatan yang baik ini, saya selaku Bupati mewakili pemerintah dan masyarakat kabupaten Manggarai Barat menyampaikan terima kasih kepada Bapak Menteri dan Bapak Dirjen serta seluruh jajaran Kementerian Komunikasi dan Informatika atas kepercayaan kepada kami untuk menyelenggarakan kegiatan ini. Kami sampaikan terima kasih yang setinggi-tingginya atas terpilihnya destinasi super prioritas Labuan Bajo sebagai salah satu lokasi pelaksanaan pengimplementasian penerapan 5G di Indonesia,” tuturnya.

Pandemi COVID 19, kata Bupati Endi, telah mengakibatkan terganggunya dunia usaha yang tidak berjalan dengan efektif yang terjadi di hampir seluruh wilayah di Indonesia. Pada beberapa kesempatan, Presiden Joko Widodo meminta agar kita selaku pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha untuk tetap produktif tentu dengan menerapkan pemberlakuan protokol kesehatan yang ketat seperti menggunakan masker, cuci tangan pakai sabun, serta menjaga jarak.

Dikatakan Edi Endi, pelaksanaan vaksinasi di kabupaten Manggarai Barat dibantu oleh banyak pihak dan sudah mencapai angka 40%.

“Dalam waktu mulai tanggal 6 sampai tanggal 15 Oktober ini, kita dibantu oleh teman-teman dari pasar modal Indonesia. Mereka membantu Pemkab Manggarai Barat agar proses pelaksanaan vaksinasi untuk 50 ribu berjalan dalam satu minggu ini. Kami juga berharap ada pihak-pihak lainnya untuk juga membantu proses vaksinasi di Manggarai Barat. Target kami di Bulan November nantinya pelaksanaan proses vaksinasi sejumlah 202 ribu mencapai angka 100% sehingga di tahun baru nanti kita diperkenankan untuk membuka masker,” terangnya.

Saat ini, lanjut Bupati Endi, digital memainkan peranan yang sangat penting dalam mendongkrak industri pariwisata baik secara internasional, nasional maupun di tingkat lokal. Sejalan dengan masifnya perkembangan industri digital atau lebih dikenal revolusi pariwisata digital 4.0., era digital telah membantu para wisatawan dalam mencari dan melihat informasi, memesan tiket wisata hingga membayar secara online. Gaya hidup masyarakat yang bergerak cepat dan bersentuhan langsung dengan internet menyebabkan model promosi digital sangat relevan untuk diaplikasikan dalam industri ke pariwisata.

“Melalui forum ini saya perlu mempromosikan bahwa pesona wisata Labuan Bajo tidak hanya di pesisir tetapi terbentang di wilayah daratan dan pulau-pulau kecil sekitarnya. Untuk wilayah pesisir, kami tetap mengandalkan Komodo sebagai magnet utama termasuk spot-spot untuk diving. Dengan posisi wisata bahari seperti Pulau Padar, Pulau Seraya, dan Pink Beach sementara destinasi wisata di daratan antara lain Cunca Wulang, Danau Sano Nggoang, Cunca Rami, Istana Ular, Batu Cermin, Gua Ranggo, dan lain sebagainya termasuk pergelaran wisata budaya. Saya mengajak kita semua, mari silahkan coba,” jelas mantan Ketua DPRD Manggarai Barat itu.

Pada kesempatan yang sama juga, Kemkominfo melalui Direktur Tata Kelola dan Kemitraan Komunikasi Publik, Hasyim Gautama dalam sambutannya menerangkan bahwa Menkominfo telah berkomitmen untuk pengembangan pariwisata berkelanjutan.

“Pak Menteri Jhony G. Plate telah menunjuk kawasan pariwisata nasional sebagai peserta Smart City. Itu menunjukkan komitmen kami yakni Kemkominfo untuk mensupport kabupaten/kota sebagai kawasan pariwisata nasional ini untuk mengembangkan pariwisata. Tidak hanya pariwisata, dia adalah smart branding dalam hal lainnya juga smart ekonomi terutama untuk pengembangan bisnis pariwisatanya, termasuk smart society untuk masyarakatnya juga. Kita tahu bahwa masyarakat harus bisa bertransformasi digital. Ini perlu kita dorong apalagi untuk pengembangan bisnis smart ekonominya,” tutupnya.

Pantauan media ini, pemateri Remmy Pongkor menekankan pada pentingnya transformasi digital di tengah situasi pandemi COVID-19. (Abra)

 

Start typing and press Enter to search