-->
Pasang Iklan/Promo/Launching Produk/Langganan Pemberitaan/Realease/Press Conference/100 Berita Peristiwa Ter Update Setiap hari

Loading

ASDP Ketapang Segera Menertibkan Agen Tiket & Rapid Test Yang Nakal

- Wednesday, December 15, 2021
Dilihat 0 x



BANYUWANGI JAWA TIMUR 

Jawatimurnews.com - Kantor ASDP Pelabuhan Penyeberangan Ketapang yang berada di desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi, didatangi aktivis Gerakan Rakyat Banyuwangi Bersatu (GARABB), Rabo (15/12/2021).

Kehadiran GARABB sebagai tindak lanjut setelah melakukan audensi dengan pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuwangi sehari sebelumnya terkait maraknya agen tiket dan rapid test liar di sepanjang jalan kawan pelabuhan Ketapang.

“Hari ini kita sudah janjian dengan GM ASDP Ketapang untuk menggelar audensi seperti yang kemarin kita laksanakan bersama dinas Kesehatan kabupaten Banyuwangi,” ungkap Mahfud Wahid, Koordinator Aksi & Advokasi GARRAB.

Dihadapan Suharto, GM ASDP Ketapang Mahfud menyampaikan beberapa poin penting diantaranya meminta agar Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM Tahun 2020 direvisi karena dianggap malah merugikan warga masyarakat. Dan juga meminta agar pihak ASDP Ketapang segera menertibkan dan membina semua agen tiket dan rapid test liar yang terkesan malah membuat kumuh disepanjang jalan kawasan pelabuhan Ketapang. 


Mahfud juga menegaskan bahwa apa yang dilakukan GARABB saat ini adalah sebagai bentuk rasa cinta kepada kabupaten Banyuwangi, GARABB tidak meminta agen-agen liar itu untuk ditutup karena bagaimanapun ada banyak tenaga kerja lokal atau warga Ketapang yang mencari rejeki disana, namun hanya meminta pelayan publik ASDP ditingkatkan lagi, jangan hanya menjual jasa saja, namun fasilitas pendukung lainnya malah kelihataan semrawut.

“Kami minta agar semua aspirasi kami bisa diteruskan dan disampaikan oleh pihak ASDP ke Kementerian Perhubungan, utamanya terkait PM Nomor 19 tahun 2020 itu.Jangan sampai menunggu kami turun kejalan demo baru ada tanggapan dari pihak terkait,” tandasnya.

Suharto, selaku GM ASDP Ketapang menyampaikan ucapan terimakasih atas kedatangan GARABB yang dianggap telah memberikan banyak informasi yang sebelumnya dia sendiri malah belum mengetahuinya.

“Saya masih 7 bulan menjabat, jadi masih banyak yang saya belum ketahui, karena sebagai manusia biasa pasti saya punya keterbatasan, semua yang disampaikan akan kami tampung dan kami teruskan ke kementerian, sedangkan untuk agen-agen tiket dan rapid test liar sebenarnya sudah kami kumpulkan sebagai langkah awal sosialisasi penertiban yang akan kami laksanakan paling cepat pada bulan Januari 2022 atau awal tahun depan,” terang Suharto.

Terkait adanya informasi terjadinya dugaan pungli yang dilakukan oleh oknum anak buahnya, Suharto tegas menyatakan siap memecat jika benar-benar ada anak buahnya yang terbukti melakukan praktek pungli.

“Setiap hari Senin seminggu sekali, pada saat apel saya sudah ingatkan dan selalu tekankan kepada anak buah saya agar bekerja secara profesional dan tidak membuat pelanggaran, maka jika ada yang terbukti melanggar termasuk melakukan pungli pasti akan saya tindak tegas bahkan hingga mengusulkan untuk dilakukan pemecatan pada yang bersangkutan.” Tegasnya. 


(Aji)

 

Start typing and press Enter to search

a